08117992581

Tagih Utang Rp500 Ribu, Petugas Koperasi di Lampung Selatan Dibunuh dan Dibuang ke Sungai

$rows[judul]

Lampung Selatan, A1BOS.COM - Salam (30), seorang pedagang somay, nekat menghabisi nyawa petugas koperasi bernama Pandra (35). Korban ditemukan tak bernyawa dan dibuang ke sungai. Kasus ini diekspos oleh jajaran Polda Lampung, Jumat (01/08/1015), di GSG Mapolda.


Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung, Kombes Indra Hermawan, dalam keterangan pers bersama Kabidhumas Kombes Yuni Iswandari Yuyun, mengungkap kronologi kejadian.


“Bermula pada Minggu (27/07/2025) sore, korban mendatangi pelaku yang meminjam uang koperasi Rp500 ribu untuk modal dagang somay. Pembayaran seminggu sekali Rp125 ribu selama sebulan," ujarnya


Pada saat ditagih, lanjut dia, pelaku pura-pura mau pinjam ke saudara sehingga dibonceng korban. Ternyata pelaku sudah membawa snar pancing dan golok.


"Pada saat di tengah jalan, leher korban dijerat lalu digorok kemudian mayatnya dijatuhkan ke sungai di Natar. Usai membunuh, pelaku menjual motor korban Honda Beat Rp4,4 juta,” beber Indra.


Sebelumnya, satu SST (Satuan Setingkat Pleton) dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Lampung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan di TKP, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (31/07), pukul 11.30 WIB. Pasukan dipimpin langsung oleh Danki 3A Pelopor, AKP Bakhtiar Murat.


Namun situasi memanas. Sekitar pukul 12.30 WIB, massa yang diduga berasal dari keluarga korban melakukan aksi balasan dengan membakar rumah milik terduga pelaku, Salam. Insiden pembakaran terjadi di Desa Purworejo RT/RW 30/11, Kelurahan Branti Raya.


Langkah cepat Brimob dalam mengendalikan situasi dan mengamankan lokasi menunjukkan komitmen sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di tengah potensi konflik sosial. (JJ)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)