Keterangan Gambar : Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Metro menggelar Talk Show bertema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” di LSB Insan Madani.foto/kominfo
METRO, A1BOS.COM - Pemkot Metro mengajak seluruh elemen masyarakat ikut melindungi anak melalui talk show peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Langkah itu ditempuh untuk memperkuat upaya mewujudkan Kota Layak Anak.
Komitmen itu diwujudkan melalui talk show bertema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Metro di LSB Insan Madani, Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 sekaligus mendukung terwujudnya Kota Layak Anak (KLA).
Talk show diikuti tenaga pendidik, orang tua, organisasi perempuan, hingga Forum Anak Kota Metro. Melalui kegiatan itu, pemerintah ingin memperkuat edukasi sekaligus kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Acara dibuka oleh Wali Kota Metro yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dr. Achmad Redho Akbar, M.M. Hadir pula Kepala Dinas P3AP2KB Kota Metro dr. Silfia Naharani, M.M., Ketua PUSPAGA GAHARU Kota Metro Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., jajaran Tim Penggerak PKK Kota Metro, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta para pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Panitia, Ners. Oktarina Handayani, S.Kep., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi kebijakan perlindungan anak yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak, Peraturan Menteri PPPA Nomor 12 Tahun 2022, serta Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 3 Tahun 2019 tentang Kota Layak Anak.
Menurut dia, talk show bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola asuh positif (positive parenting), memperkuat ketahanan keluarga, mendorong pemenuhan hak anak, serta meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Pengasuhan yang positif menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak,” ujar Oktarina.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut didanai melalui APBD Kota Metro dengan dukungan berbagai pihak. Pada kesempatan yang sama, Dinas P3AP2KB juga memperkenalkan inovasi Sai Bangga (Sekolah Keluarga) sebagai program edukasi dan pendampingan untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, tangguh, dan sejahtera.
Membacakan sambutan Wali Kota Metro, dr. Achmad Redho Akbar menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari keluarga. Menurutnya, anak merupakan aset sekaligus investasi terbesar bangsa yang wajib memperoleh hak serta perlindungan dari berbagai ancaman.
“Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bangsa. Mereka bukan hanya penerus pembangunan, tetapi juga penentu arah masa depan Kota Metro. Karena itu, memastikan terpenuhinya hak anak serta melindungi mereka dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, eksploitasi, hingga dampak negatif penyalahgunaan teknologi digital merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Ia menilai keberhasilan mewujudkan Kota Layak Anak tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Peran keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga organisasi kemasyarakatan dibutuhkan agar perlindungan anak berjalan secara menyeluruh.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Metro juga memberikan apresiasi kepada Forum Anak Kota Metro yang terus menjalankan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam menyuarakan aspirasi anak serta menjadi teladan bagi teman sebaya. Penghargaan juga diberikan kepada PUSPAGA GAHARU dan PUSPAGA Omah Peluk yang konsisten menyediakan layanan edukasi, konsultasi, dan pendampingan bagi keluarga.
Talk show menghadirkan Kepala Dinas P3AP2KB Kota Metro dr. Silfia Naharani, M.M., Ketua TP PKK Kota Metro, serta Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd. Ketiganya membahas tantangan pengasuhan anak di era digital, pentingnya komunikasi dalam keluarga, dan strategi membangun lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Pemerintah Kota Metro berharap seluruh pemangku kepentingan semakin memperkuat komitmen dalam memenuhi hak anak, memberikan perlindungan yang optimal, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi lahirnya generasi Kota Metro yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.(KI/BS)
Tulis Komentar