Bandar
Lampung, A1BOS.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan aplikasi
Sistem Informasi Manajemen (SIM) Linmas mempermudah pemerintah dalam memonitoring
kelompok rentan.
Direktur Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas Kemendagri
Bernhard E. Rondonuwu di Bandarlampung, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya terus
mendorong peningkatan pelayanan terhadap kelompok masyarakat rentan melalui
pemanfaatan teknologi digital.
"Salah satu upaya terbaru adalah pengenalan aplikasi SIM
Linmas, yang bertujuan mempermudah monitoring dan pengawasan terhadap kegiatan
satuan perlindungan masyarakat (satlinmas) di seluruh Indonesia," kata
dia.
Bernhard menjelaskan bahwa aplikasi tersebut memungkinkan
pengawasan secara langsung terhadap aktivitas satlinmas dari tingkat RT hingga
pusat.
Dengan aplikasi ini, pihaknya bisa mengontrol seluruh kegiatan
satlinmas mulai dari tingkat RT. Dengan demikian, pihaknya tahu pelaksanaan tugas
mereka dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban di tengah masyarakat.
Keberadaan aplikasi SIM Linmas, kata dia, juga menjadi alat
penting untuk memonitor kelompok rentan yang perlu mendapat perlindungan khusus
dari jajaran satlinmas.
"Kelompok rentan akan termonitor dengan baik melalui sistem ini. Itu
artinya pendekatan kami bukan hanya soal keamanan, melainkan juga perlindungan
sosial," ujarnya.
Setelah kegiatan di Lampung, pihaknya akan melanjutkan workshops serupa
di Provinsi Sumatera Selatan.
Perluasan penggunaan SIM Linmas, menurut dia, merupakan bagian
dari strategi nasional untuk memperkuat peran linmas di daerah. Bahkan,
aplikasi ini sudah dirancang untuk dapat diakses dengan mudah melalui perangkat
ponsel.
Dikatakan pula bahwa seluruh dokumentasi kegiatan satpol PP dan
linmas di kabupaten/kota akan terintegrasi ke dalam sistem pusat secara real
time.
"Misalnya, ada kegiatan di lapangan, cukup difoto dan
diunggah. Data itu langsung terhubung ke pusat," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung Iwan
Gunawan mendukung program Kemendagri ini.
Sekda mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bandarlampung turut
memfasilitasi penyelenggaraan workshops bersama
perwakilan dari berbagai kabupaten/kota se-Lampung.
"Aplikasi SIM ini merupakan program dari pemerintah pusat. Kami mendukung penuh dan memfasilitasi pelaksanaannya bersama kabupaten/kota lain di Lampung," kata Iwan Gunawan. (JJ)
Tulis Komentar