Kota Metro, A1BOS.COM - Kasus kematian akibat campak di Kota Metro menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro menegaskan bahwa penyakit yang kerap dianggap ringan ini ternyata dapat berujung fatal jika tidak ditangani dengan baik.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, dr. Fitri Agustina, M.K.M, menyebut kasus tersebut harus menjadi alarm keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kesehatan anak-anak.
“Campak bukan penyakit biasa. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa menyebabkan komplikasi serius hingga kematian,” ujar Fitri dalam keterangannya, Kamis (02/04/2026).
Ia menjelaskan, campak dapat memicu berbagai komplikasi seperti diare berat, radang paru (pneumonia), hingga radang otak yang berisiko fatal. Kondisi ini umumnya terjadi pada anak dengan daya tahan tubuh rendah atau yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Fenomena ini juga sejalan dengan kondisi di Provinsi Lampung yang tengah menghadapi peningkatan kasus campak. Tercatat ratusan kasus suspek ditemukan, dengan sebagian di antaranya telah terkonfirmasi positif.
Imunisasi Jadi Kunci Utama
Fitri menegaskan, imunisasi campak merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut. Ia menyebut vaksin campak memiliki tingkat efektivitas tinggi dalam membentuk kekebalan tubuh.
“Imunisasi adalah perlindungan utama. Anak yang tidak mendapatkan imunisasi memiliki risiko jauh lebih besar terpapar campak,” tegasnya.
Data di berbagai daerah menunjukkan mayoritas kasus campak terjadi pada anak yang belum atau tidak lengkap imunisasinya.
Imbauan untuk Orang Tua
Dinkes Kota Metro mengimbau para orang tua agar lebih peduli terhadap kesehatan anak, khususnya dengan memastikan imunisasi dasar lengkap. Selain itu, masyarakat juga diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam tinggi, ruam merah, batuk, atau mata merah.
Upaya pencegahan juga dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat, termasuk melalui posyandu dan fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Peran orang tua sangat penting. Jangan menunggu parah, segera periksakan jika ada gejala,” kata Fitri.
Kewaspadaan Kolektif
Kasus kematian ini menjadi pengingat bahwa penyakit menular seperti campak masih menjadi ancaman nyata. Dinkes berharap masyarakat tidak lengah dan bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi dan deteksi dini.
Dengan langkah preventif yang tepat, penyebaran campak dapat ditekan dan risiko kematian bisa dihindari. (Red)
Tulis Komentar