Kota Metro, A1BOS.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro menggelar lepas sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dari Muchamad Mulyana, AMD.IP., S.Sos., M.M. kepada Gumilar Budirahayu, AMD.IP., S.H., M.M. di halaman Lapas setempat, Selasa (03/09/2024).
Giat tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lampung, Pimpinan Tinggi Pratama Kantor Wilayah, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis, jajaran Dharma Wanita Persatuan Lapas Metro, serta jajaran petugas Lapas Metro.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil) Lampung, Dodot Hadikoeswanto mengatakan, bahwa pergantian pejabat Kepala Lembaga Pemasyarakatan merupakan hal biasa.

"Frekuensinya sangat cepat sejatinya pergantian-pergantian ini, memang kebetulan paling lama Pak Mulyana ini 3 tahun 8 bulan, dan sekarang sudah saatnya beliau menjalani penugasan di tempat yang baru di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor," ujarnya.
Ia menuturkan, banyak yang harus dilaksanakan dalam menjalankan tugas dan fungsi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam rangka pembinaan dan pengamanan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
"Karena apa yang harus dilaksanakan di Lapas ini adalah untuk memberikan pembinaan kepribadian dan kemandirian sebagai bekal nanti ketika kembali ke masyarakat," tuturnya.
Dirinya menekankan, hal-hal yang harus segera terselesaikan menjelang Pilkada serentak 2024.
"Karena memang Warga Binaan kita tidak dicabut hak pilihnya oleh pengadilan, itu tetap memiliki hak untuk memilih, dan hal ini harus segera kita realisasikan di dalam Lapas walaupun mereka tidak mencoblos di luar Lapas, tapi mereka mencoblos di dalam Lapas," ungkapnya.
"Ada aturan main dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk dibentuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus yang mana ada aturan mainnya di PKPU, ini perlu dicek kembali kesiapan dari warga binaan mana yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih sementara, tetap dan seterusnya," imbuhnya.
Pihaknya menyampaikan, bahwa jajaran Kanwalikumham Lampung harus bisa memberikan hak suara Warga Binaan Pemasyarakatan dalam Pemilu mendatang.
"Betul-betul didata yang artinya mereka memiliki KTP elektronik, kemudian sudah terlihat NIKnya itu menjadi syarat mereka untuk bisa menjadi calon pemimpin, jangan sampai hal mereka itu terabaikan karena itu adalah warga negara Indonesia," paparnya.

Kakanwil menambahkan, bahwa pihaknya mengapresiasi kinerja Kalapas Metro, Muchamad Mulyana yang telah memberikan kemajuan-kemajuan dan prestasi serta menjalin hubungan baik terhadap stakeholder, yang dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan-kegiatan WBP yang sudah berjalan di dalam Lapas.
"Tentunya apa yang sudah dicapai oleh Bapak Mulyana harus dilanjutkan oleh Bapak Gumilar sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan Lapas Metro yang baru dan yang utamanya adalah tetap menjalin hubungan baik kerjasama, berkordinasi dengan stakeholder maupun menciptakan atmosfer yang sejuk di dalam Lapas. Atmosfer yang sejuk itu baik di petugas maupun di warga binaan, kalau ini sudah terbentuk mereka sudah nyaman proses pembinaan, pengamanan yang ada di Lapas maka akan berjalan dengan baik," jelasnya.
Hal yang sama disampaikan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kota Metro, Gumilar Budirahayu, AMD.IP., S.H., M.M., bahwa dirinya mempunyai harapan yang sama dengan Muchamad Mulyana dalam program pembinaan.
"Saya bisa membawa hal-hal yang positif yang saya ketahui, atau pengalaman-pengalaman saya dari Lapas lama akan saya terapkan di sini yang baik-baik sehingga bisa memberikan warna yang baru di Lapas Metro," katanya.

"Ketika saya masuk ke Lapas Metro ini kelihatan bersih, sejuk pokoknya kelihatan enaklah dan itulah salah satu pertanda kebaikan kehadiran saya di sini," ucapnya.
Menanggapi hal tersebut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Metro, Muchamad Mulyana yang akan dilepastugaskan menjadi Kalapas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bogor menuturkan, berterimakasih kepada jajaran Lapas Metro, Forkopimda Kota Metro, dan stakeholder terkait.
"Karena tanpa kerjasama yang baik tidak akan bisa menggapai capaian kinerja yang baik, pelayanan yang ada di Lapas Kelas IIA Metro tentu itu merupakan hal yang positif untuk memberikan dampak yang baik kepada masyarakat," tandasnya.

"Tentunya saya berpesan kedepan bisa melihat mana yang bisa ditingkatkan, Insya Allah jika sudah komitmen kedepan bisa meningkatkan Lapas Metro berkat kerjasama seluruh jajaran dan semoga Lapas Metro bisa lebih baik lagi," lanjutnya.
Pihaknya juga berterimakasih terhadap jajaran Lapas Metro yang telah memberikan dukungan terhadapnya dalam memberikan pembinaan serta pengayoman terhadap WBP.
"Untuk memperoleh hasil yang baik itu tidak terlepas dari kerjasama seluruh jajaran yang rutin dalam kontribusi yang baik, selama 3 tahun 8 bulan itu merupakan waktu yang cukup lama tentu ikatan batin selama ini seperti keluarga besar bagi saya pribadi dan itu cukup mengharukan ketika temen-temen memberikan dukungan yang positif, dan kami saling mendoakan semoga bisa melaksanakan tugas yang baru lebih baik lagi dan temen-temen di Metro pun bisa lebih baik lagi," pungkasnya. (Aliando)
Tulis Komentar