08117992581

Keterbatasan Tempat, Sudarsono Ajak Petani Milenial Hilirisasi Kelapa Sawit

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Dalam rangka proses mengubah bahan baku menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi dan siap dijual kepada konsumen, Ketua Pengawas Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Metro, Sudarsono mengajak kepada kaum muda untuk mengembangkan petani sawit yang dinilai cukup menguntungkan, Senin (13/01/2025).

Saat dikonfirmasi awak media, Ketua Pengawas Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Metro, Sudarsono mengatakan, bahwa ia mengajak pengusaha muda untuk mengembangkan perkebunan sawit ke Sumatera Selatan (Sumsel). 

"Karena Lampung udah enggak ada tempat nah ini kawan-kawan HKTI pada ke Sumsel. Kalau nanti 2000 hektare itu sudah ditanami maka Pemerintah bantu satu pabrik gratis dengan kemampuan 5 ton per jam," ujarnya. 

Menurutnya Lampung belum memiliki pabrik minyak makan yang baik karena belum memiliki Crude Palm Oil (CPO). 

"Tugasnya itu menyerap tenaga kerja Lampung untuk ke Sumsel, karena apa Lampung itu banyak manusia lahan enggak ada, kalau di sana ada ketahanan pangan padi, jagung dan sebagainya termasuk buah-buahan, tapi intinya sawit, dalam rangka hilirisasi kelapa sawit nasional," tuturnya. 

Ia menuturkan, bahwa kedepan akan banyak tenaga kerja sawit dari Lampung yang hilirisasi di Sumsel. 

"Tulang Bawang aja udah berapa nanti kalau pindah sana semua banyak, kaya di Way Kanan yang kerja orang banyak orang Metro," ucapnya. 

Dirinya mengajak warga Kota Metro untuk membuka usaha di Sumsel yang hasilnya dapat dimasukan ke Metro. 

"Jadi gambarannya hilirisasi kelapa sawit setelah saya melakukan pendampingan di Lampung enggak ada tempat terpaksa saya ke Ogan Komering Ilir (OKI)," katanya. 

"Untuk penyuplai kelapa sawit di Lampung ada cuma enggak ada tempat to, makanya orang Lampung tak ajak ramai-ramai ke Sumsel itu karena lahan sudah dua ribu lima ratus hektare itu nanti ngolahnya di Lampung, menikmatinya di Lampung. Orang yang tidak menanam sawit akan menyesal pada zamannya," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)