08117992581

Ia Gagal Berkali-kali, Tapi Justru Kegagalan Itu yang Membawanya ke Titik Ini

$rows[judul] Keterangan Gambar : Brooke Shields dan Oprah Winfrey in Pretty Baby: Brooke Shields (2023). foto/imdb

Kota Metro, A1BOS.COM- Oprah Winfrey tidak memulai kariernya dari posisi yang sempurna. Bahkan, salah satu kegagalan dalam pekerjaan pertamanya di televisi justru menjadi titik balik dalam hidupnya.

Kisah perjalanan Oprah ini diadaptasi dari wawancara Academy of Achievement dan profil Television Academy tentang perjalanan kariernya.

Pada usia 22 tahun, Oprah bekerja sebagai pembawa berita di WJZ-TV Baltimore. Ia mendapat kesempatan tampil sebagai pembawa berita malam. Namun, pekerjaannya tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Ia kemudian dipindahkan dari posisi tersebut.

Bagi Oprah, keputusan itu bukan perkara kecil. Dalam wawancaranya dengan Academy of Achievement, ia menceritakan bahwa saat itu dirinya merasa gagal.

Tetapi ada satu hal yang kemudian mengubah arah hidupnya. Oprah justru mendapat kesempatan menjadi pembawa acara People Are Talking, sebuah program talk show. Di situlah ia mulai menemukan kekuatannya.

Justru di Talk Show

Sebagai pembawa berita, Oprah harus mengikuti format yang sudah ditentukan. Berita dibacakan. Waktu terbatas. Gaya penyampaian pun memiliki aturan.

Talk show berbeda.

Oprah bisa berbicara lebih leluasa dengan narasumber. Ia bisa menggali cerita. Ia bisa mendengarkan orang lain.

Dan ternyata, kemampuan itulah yang membuatnya menonjol.

Dalam wawancara dengan Academy of Achievement, Oprah mengungkapkan bahwa ia merasa seperti menemukan sesuatu yang memang cocok dengan dirinya.

Kegagalan sebagai pembawa berita akhirnya mempertemukannya dengan pekerjaan yang jauh lebih sesuai.

Ini bagian menarik dari perjalanan Oprah.

Kalau saat itu ia tidak dipindahkan dari posisi pembawa berita, mungkin perjalanan kariernya akan berbeda.

Kesempatan Berikutnya Datang

Karier Oprah kemudian bergerak ke Chicago.

Pada 1984, ia menjadi pembawa acara AM Chicago. Program tersebut pada awalnya bukan acara yang mendominasi pasar televisi setempat.

Namun Oprah berhasil mengubah keadaan.

Menurut Television Academy, kehadiran Oprah membuat program tersebut berkembang pesat dan kemudian menjadi salah satu talk show yang diperhitungkan di Chicago.

Kesuksesan itu membuka pintu berikutnya.

Pada 1986, The Oprah Winfrey Show mulai disiarkan secara nasional. Program tersebut kemudian bertahan selama 25 tahun, sebelum berakhir pada 2011. Perjalanan panjang itu bermula dari sebuah pekerjaan yang tidak berjalan sesuai harapan.

Kegagalan Tidak Selalu Memberi Jawaban Saat Itu Juga

Kita sering baru memahami arti sebuah kegagalan setelah waktu berlalu.

Ketika mengalaminya, yang terlihat biasanya hanya kerugiannya.

Pekerjaan hilang.

Usaha tidak berkembang. 

Rencana berantakan.

Kesempatan yang diharapkan ternyata tidak datang.

Oprah juga pernah berada di posisi tersebut.

Ketika kehilangan posisi sebagai pembawa berita, ia tentu tidak tahu bahwa beberapa tahun kemudian pengalaman itu akan menjadi bagian penting dari perjalanan menuju kesuksesan yang jauh lebih besar.

Itulah sebabnya sebuah kegagalan tidak selalu bisa dinilai pada hari ketika kegagalan itu terjadi.

Kadang kita membutuhkan jarak dan waktu untuk melihat gambarnya secara utuh.

Bukan Berarti Semua Kegagalan Harus Dipertahankan

Kisah Oprah juga bukan alasan untuk menganggap semua kegagalan sebagai pertanda bahwa kita harus terus melakukan hal yang sama.

Tidak.

Ada kalanya kita memang harus berhenti.

Ada bisnis yang harus ditutup. Ada pekerjaan yang harus ditinggalkan. Ada rencana yang perlu diubah.

Yang penting adalah apa yang dilakukan setelah itu.

Oprah menemukan kesempatan baru ketika kariernya sebagai pembawa berita tidak berjalan sesuai harapan. Ia mencoba bidang lain dan ternyata menemukan sesuatu yang lebih cocok dengan kemampuannya.

Mungkin itu yang paling relevan dari kisahnya.

Kegagalan tidak selalu meminta kita untuk menyerah. Kadang kegagalan hanya meminta kita mengubah arah.

Jalan Hidup Bisa Berbelok

Tidak semua orang yang gagal akan menjadi Oprah Winfrey.

Dan memang tidak perlu.

Pelajaran dari kisah ini bukan tentang menjadi terkenal atau kaya.

Pelajarannya lebih sederhana.

Jangan terlalu cepat menganggap satu kegagalan sebagai penilaian akhir terhadap kemampuan diri sendiri.

Sebuah pintu yang tertutup memang mengecewakan. Tetapi setelah itu masih ada pilihan lain.

Coba lagi.

Belajar dari kesalahan.

Cari jalan yang berbeda.

Oprah kehilangan satu posisi di awal kariernya. Tetapi dari kehilangan itulah ia menemukan dunia talk show yang kemudian menjadi bagian terbesar dari perjalanan profesionalnya.

Barangkali, kita pun pernah mengalami sesuatu yang serupa.

Saat itu terasa seperti kegagalan.

Namun beberapa tahun kemudian, kita mungkin baru menyadari bahwa kegagalan tersebut ternyata sedang membawa kita ke tempat yang berbeda.

Dan mungkin, tempat yang berbeda itu justru tempat yang selama ini kita cari.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)