08117992581

Gubernur Lampung Akan Kaji Ulang Kebijakan Uang Komite Sekolah

$rows[judul]

Bandar Lampung, A1BOS.COM - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan akan mengkaji ulang kebijakan terkait uang komite sekolah yang dinilai terlalu membebani masyarakat.

Menurut Gubernur, saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah sekolah yang menerapkan iuran komite dalam jumlah tinggi. Ia menilai, biaya pendidikan yang tinggi menjadi persoalan di Lampung dan perlu mendapatkan perhatian khusus.

“Saya sedang cek, memang ada sekolah yang menerapkan uang komite terlalu tinggi. Kasihan petani dan masyarakat yang harus membayar mahal. Kami paham, biaya pendidikan saat ini terlalu tinggi,” ujar Mirza, Selasa (20/05/2025)

Pertimbangannya, lanjut Mirza, sekolah tidak memberatkan orang tua, tapi juga tidak membuat sekolah kekurangan dana.

Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini cukup sulit karena mengalami defisit sangat besar.

“Guru honorer masih banyak yang menerima gaji rendah, dan APBD kita sedang mengalami defisit yang sangat besar. Ini menjadi kendala dalam mendukung pembiayaan sektor pendidikan,” ungkasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Mirza, tengah berupaya mencari titik temu agar dunia pendidikan tetap berjalan optimal tanpa membebani masyarakat, sembari tetap memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik.

Ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya adalah pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama melalui sektor pendidikan.

“Fokus kami adalah peningkatan kualitas SDM agar ke depan semakin baik. Maka kebijakan apa pun di bidang pendidikan harus dikaji konsensus dan dampaknya terhadap masyarakat,” pungkasnya. (JJ)

 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)