08117992581

Tingkatkan Kompetensi P5 Guru, Sowiyah Hadirkan Narasumber Mumpuni di SLB Insan Madani

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Guna meningkatkan kompetensi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Insan Madani Metro beberapa narasumber berkompeten menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek) hari kedua di aula SLB setempat, Jum'at (12/07/2024).

Dikatakan pendiri Sekolah Luar Biasa (SLB) Insan Madani Metro, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., giat tersebut merupakan hari kedua Bimbingan Teknik (Bimtek) Perangkat Pembelajaran Individual (PPI).

"Dan besok merupakan hari terakhir, sebetulnya tidak berakhir terus ada Tindak Lanjut (TL) program daripada SLB Insan Madani itu setiap semester ada evaluasi. Evaluasi pembelajaran selama satu semester," ujarnya.

Ia menuturkan, poin kedua pada program pembelajaran guru SLB Insan Madani adalah update tentang perangkat pembelajaran.

"Pembelajaran yang dilakukan oleh para pendidik ya, tentunya bagaimana dia menyikapi adanya implementasi kurikulum merdeka yaitu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang harus diterapkan oleh para guru untuk membuat anak didik mandiri," tuturnya.

Menurutnya, cara menyampaikan perubahan-perubahan yang ada pada diri anak dengan kurikulum merdeka adalah deferensiasi.

"Artinya belajar dengan melihat bakat minat anak-anak, makanya dibekali dan dikemas dalam bimtek Penyusunan Pembelajaran Individual (PPI) yang ramah anak dan penguatan P5 nya," katanya.

Ia menuturkan, dalam Bimtek tersebut juga terdapat perangkat pembelajaran yang berisi Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD).

"Ada cara mengasesmen penilaian, ada juga bagaimana membuat buku ajar, ada juga bagaimana dia bisa menerapkan PBL (Problem Base Learning) sampai PJBL (Project Based Learning) itu adalah praktiknya seperti apa, terapannya seperti apa dan itu yang harus dibekali setiap semester kekinian kepada peserta didik," jelasnya.

Sowiyah menjelaskan, bahwa narasumber pada kegiatan serupa merupakan orang-orang yang memiliki kapabilitas dalam bidang tersebut.

"Misalnya kalau PPI saya ambil khusus dari guru pendamping khusus yang memang dia pakar PPI, kalau saya bicara tentang buka ajar, buku reprensif, buku modul itu adalah saya ambil dari literasi yaitu ketua forum guru motivator penggerak literasi ketua umumnya pak Medi, kalau saya ambil dari bagaimana untuk sekolah ini menjadi sekolah penggerak itu saya ambil dari fungsional tekhnologi pembelajaran di balai guru penggerak," paparnya.

Sowiyah menambahkan, poin terpenting pada giat tersebut adalah bagaimana mewujudkan visi misi SLB Insan Madani Metro.

"Bagaimana anak-anak ini terdidik, anak-anak yang bisa mandiri dengan mewujudkan visi misi, sehingga anak-anak itu selain dia tidak hanya lulus tapi juga dia bisa mandiri di sana, nah itu sesuai dengan visi kota, visi provinsi tujuan pendidikan nasional dan bisa diimplementasikan juga di Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 itu tentang Sistim Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan harus bermutu, dan pendidikan bermutu adalah dari guru-guru yang mempunyai kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional dan inilah yang kita lakukan dan SLB selalu mengupdate," terangnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Umum Forum Guru Motivator Penggerak Literasi Drs. Sumedi, M.M., bahwa dirinya diundang oleh pendiri SLB Insan Madani, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd guna memberikan cara bagaimana mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).


"Melalui kegiatan literasi, karena literasi sedang menjadi idola nasional khususnya di Lampung, nah saya sebagai Ketua Forum Guru Motivator Penggerak Literasi Provinsi Lampung dan Profesor Sowiyah beserta doktor lainnya sebagai Dewan Pembinanya. Harapannya kami kesini ini ikut mewarnai SLB Insan Madani yang sungguh bagus, ini bukan hanya bisa berkarya mengabdi kepada anak-anak atau masyarakat tetapi yuk wujudkan dalam bentuk karya tulis, nah nanti karya tulis itulah yang akan bisa dibaca oleh teman-teman siapa saja bahwa guru-guru SLB Insan Madani ini punya kelebihan yang luar biasa nantikan otomatis di buku itu akan dibaca oleh orang yang membacanya," ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga memaparkan bahwa kini ia sedang menggerakan beberapa kabupaten/kota pada kegiatan literasi.

"Dan sampai saat ini baru terbentuk 7 kabupaten dan Alhamdulillah Prof Sowiyah itu salah satu Dewan Pembina yang sangat hebat sekali mendampingi kami dalam segala hal," bebernya.

"Pesan kami yang pertama saat ini sedang membangkitkan di seluruh kabupaten untuk membentuk Forum Guru Motivator Penggerak Literasi di kabupaten/kota yang saat ini sudah terbentuk baru 7, harapannya guru-guru itu tidak hanya bisa mengajar tapi untuk meningkatkan indeks literasinya itu sesuai dengan literasi dasarnya dengan membaca, menulis, finansial, digital, dan berkebudayaan itu nanti akan relevan dengan implementasi P5 nya arahnya kesana," imbuhnya.

Menambahkan hal serupa, Fungsional Tekhnologi Pembelajaran di Balai Guru Penggerak Provinsi Lampung, Verismiyati menyampaikan, setelah mengikuti kegiatan Bimtek PPI guru-guru SLB Insan Madani memiliki pemahaman yang utuh tentang kurikulum merdeka.


"Mulai dari dokumen satu kurikulum merdeka itu sampai dengan mereka memiliki suatu perangkat dokumen satu itu secara utuh yang sudah sesuai dengan rambu-rambu yang ada di kurikulum merdeka, kemudian kami lanjutkan dengan mereka memahami P5, disini kami sampaikan pedoman dalam penyusunan P5 itu seperti apa, kemudian nanti rencananya sampai dengan penyusunan perangkat ajar tapi ini lebih mereview terkait apa yang mereka buat sehingga kita sempurnakan untuk mereka perbaikan kedepan," lanjutnya.

"Harapan kami nanti khususnya Kepala Sekolah kemudian guru-guru merevisi dari perangkat yang mereka miliki untuk menyambut tahun ajaran baru ini mereka sudah memiliki hasil perbaikan dari yang lalu sudah  mereka lakukan kita perbaiki tahun depan harapannya mereka bisa mengimplementasikan pembelajaran menjadi lebih baik lagi," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)