Kota Metro, A1BOS.COM - Menyambut Tahun Ajaran Baru SD Negeri 11 Metro Pusat menggelar kegiatan Parenting untuk wali murid kelas 1 bertempat di Aula sekolah setempat, Jumat (14/07/2023).
Dalam kegiatan Parenting yang mengangkat tema "Anak Senang Orang Tua Tenang" tersebut, SD N 11 Metro Pusat menggandeng Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Metro sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut dihadiri 84 wali murid kelas 1, Yuliana, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SD N 11 Metro Pusat, Kak Sudarwati selaku Bendahara LPAI Metro, Kak Gatot Subroto, S.H. selaku Ketua Komisi Kajian dan Analisis Standar Pelayanan Hak Anak LPAI Kota Metro serta Kak Adinda Aisha Farid selaku narasumber parenting.

Dalam sambutannya Yuliana memaparkan visi misi, prestasi dan juga program-program sekolah, tak lupa juga Kepala Sekolah mengajak para wali murid untuk mendukung setiap program sekolah agar mendapatkan hasil maksimal.
"Mari kita sama-sama dukung program-program sekolah, pendidikan itu bukan hanya tugas guru semata akan tetapi tanggung jawab bersama orang tua, sekolah dan juga masyarakat," jelas Yuliana.

Pada kesempatan yang sama, Kak Gatot mewakili Pengurus LPAI Kota Metro mengenalkan Lembaga yang didirikan oleh Kak Seto tersebut kepada guru dan juga wali murid di SD N 11 Metro Pusat.
"LPAI hadir di tengah-tengah kita untuk memastikan bahwa di Kota Metro ini hak-hak anak terpenuhi, sehingga mendukung program Pemerintah Kota Metro untuk mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Layak Anak," ujar Gatot.

Pada sesi parenting, Kak Adinda mengajak wali murid untuk meluangkan waktunya minimal 2 jam saja perhari untuk menemani anak-anak saat di rumah.
"Mulai saat ini coba luangkan waktu 2 jam saja perhari untuk menemani putra-putri kita di rumah, bangun komunikasi 2 arah dengan mereka sehingga kita bisa mengerti permasalah yang dialami anak kita," ucap Kak Dinda.
Dalam kesempatan tersebut juga, Kak Dinda menambahkan mengapa saat ini penting bagi orang tua belajar parenting.
"Anak-anak yang lahir di era 90 an adalah generasi terakhir dimana orang tua tidak perlu belajar parenting. Karena saat itu para orang tua belum punya pesaing. Berbeda dengan sekarang, anak-anak lebih percaya dengan konten-konten dari selebgram maupun tiktoker ketimbang orang tuanya. Untuk itu penting sekali bagi orang tua belajar parenting," tambahnya.
Menutup sesi parenting, Kak Dinda menghimbau kepada wali murid agar fokus mengembangkan kelebihan dari anak-anak mereka, sehingga kedepan kelak mereka akan menjadi anak-anak hebat yang akan menggantikan para pemimpin kita saat ini. (Red)
Tulis Komentar