08117992581

Permudah Pelayanan Masyarakat, Ferry Handono Rilis Program Jempol Simoti

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat, Kecamatan Metro Timur membentuk program Jemput Pelayanan Kolaborasi Silaturahmi Metro Timur (Jempol Simoti) di Jl. Mujair RT.11 RW.05 Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Selasa(13/08/2024).

Dikatakan Camat Metro Timur, Ferry Handono, bahwa program Jempol Simoti merupakan arahan dari Walikota Metro guna menyentuh masyarakat bawah.


"Pada hari ini kita melakukan berbagai pelayanan dari Disdukcapil, Mall Pelayanan Publik (MPP), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Palang Merah Indonesia (PMI) donor darah, Samsat keliling, ada juga pemeriksaan kesehatan gratis, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan masih banyak lagi pelayanan yang lainnya," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga memberikan tali asih kepada 100 warga kurang mampu guna pencegahan keluarga beresiko stunting.

"Ini merupakan wujud pelayanan kita selaku Pemerintah kepada masyarakat bawah, kita sudah berkeliling ke tiga kelurahan, tinggal dua kelurahan lagi yang ada di Metro Timur," tuturnya.

"Mudah-mudahan dengan adanya layanan Jempol Simoti ini bisa membantu masyarakat, setelah ini akan kita lakukan home care yang anggota keluarganya sakit, nanti kita berikan juga bantuan sembako yang bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK dan Puskesmas serta kader yang ada di Kelurahan Yosodadi," ungkapnya.

Ferry menuturkan, pihaknya membuka beberapa pelayanan pemeriksaan kesehatan hingga siang hari guna memberikan pelayanan ekstra kepada masyarakat.

"Tentunya diperlukan inovasi dan kolaborasi yang pada intinya kita berusaha memperbaiki pelayanan supaya pelayanan ini menyentuh sekali ke lapisan masyarakat," katanya.

Ferry menjelaskan, bagi warga Kota Metro fasilitas kesehatan kelas 3 telah ditanggung oleh Pemerintah Kota Metro.

"Seumpama masyarakat butuh ambulance mau berobat kita sudah siapkan juga dibantu oleh pengusaha PB Swalayan juga siap ambulan semua untuk warga masyarakat," terangnya.

Hal yang sama disampaikan Lurah Yosodadi, Fitri Minarni, S.H., M.H., Jempol Simoti merupakan kolaborasi antara instansi terkait guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Ada pemeriksaan kesehatan gratis kemudian kita juga dari Kelurahan membuka loket pelayanan PBB dalam rangka untuk peningkatan realisasi PBB," paparnya.

Fitri menyampaikan, bahwa dirinya kini turun ke tingkat RT dan RW guna peningkatan PAD pada sektor PBB.

"Kemudian kita juga akan mengadakan bantuan 100 paket sayuran ada lauknya juga telur, tahu, tempe, bagi mereka masyarakat yang kurang mampu dan selama ini belum tersentuh bantuan, jadi kita khususkan pada hari ini memberikan bantuan pada mereka, kepada ketua PKH yang ada di setiap RW," ucapnya.

Pihaknya memaparkan, bahwa kedepan akan terus melakukan pendekatan pada masyarakat untuk bersosialisasi agar taat membayar pajak.

"Mengingatkan kepada mereka kemudian kita membuka loket-loket di RT/RW untuk mempermudah mereka, mungkin mereka tidak ada waktu dateng ke kelurahan, Indomaret, ke Bank Lampung apalagi, jadi kita melakukan pendekatan-pendekatan di loket-loket ataupun di depan rumah warga seperti ini," jelasnya.

Hal senada diungkapkan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi (BPPRD) Kota Metro, Syachri Ramadhan, bahwa pihaknya pada giat tersebut turut menyampaikan PBB+P2.

"Yang belum bayar monggo silahkan dibayar karena jatuh temponya nanti tanggal 31 Oktober sebentar lagi, kemudian kita sampaikan bayar sekarang juga udah bisa pakai online ada Bank Lampung, ada BCA, Indomaret kemudian juga langsung ke teller melalui kolektor," tukasnya.


"Harapannya masyarakat lebih sadarlah untuk membayar pajak daerah yang merupakan kewajiban, karena itu merupakan tulang punggung daripada pembiayaan penyelenggaraan Pemerintahan baik berupa pembangunan fisik dan nonfisik," imbuhnya.

Menambahkan hal tersebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Metro, Deny Sanjaya mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi kepada warga yang belum mengetahui Mall Pelayanan Publik (MPP).


"Kemudian pelayanan apa saja yang ada di MPP, kemudian kami sosialisasikan juga pelayanan baru dari BPOM, BPJS ketenagakerjaan termasuk yang baru keimigrasian," bebernya.

"Harusnya konsep kegiatan itu memang begini gotong royong, kemudian koordinasi, kolaborasi apa yang menjadi informasi pelayanan yang ada di Kota Metro itu biar bisa tersampaikan dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Metro, saya berharap kegiatan seperti ini bisa ditularkan ke kecamatan dan kelurahan lainnya, menginformasikan lebih banyak lagi terkait MPP dan fungsinya serta bisa menguatkan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)