08117992581

Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini, Pemkot Metro Buatkan 1000 Rekening Pelajar TK, SD dan SMP

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Melalui Bagian Perekonomian, Pemerintah Kota Metro menggelar literasi keuangan pendidikan karakter dan pembukaan rekening 1000 pelajar pada jenjang TK, SD, SMP dan SMA, Kamis (08/08/2024).

Dikatakan Wakil Walikota Metro, Qamaru Zaman, literasi keuangan, pendidikan karakter dan pembukaan 1000 rekening pelajar menuju Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang) merupakan salah satu program kegiatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Metro sekaligus sebagai salah satu partisipasi Kota Metro dalam mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat, terutama di kalangan pelajar.


"Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter anak-anak Indonesia, khususnya para generasi muda pelajar Kota Metro untuk memahami budaya menabung sejak dini, memiliki sikap, perilaku serta pola pikir, akhlak yang baik dan berintegritas tinggi guna mewujudkan Gemerlang 2045," ujarnya.

Ia menuturkan, pada tahun 2024, telah ditetapkan target Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) sebesar 87% sampai dengan triwulan I tahun 2024.

"Jumlah rekening pelajar tercatat sebanyak 57,05 juta atau 85,58% dari total jumlah pelajar di Indonesia sebanyak 64,72 juta pelajar dengan nominal tabungan sebesar Rp 32,83 triliun (termasuk SimPel/SimPel iB). Untuk Program SimPel/SimPel iB tahun 2024, tercatat pembukaan rekening sebanyak 49,58 juta rekening dengan nominal Rp 9,58 triliun," tuturnya.

Qamaru berharap, kegiatan serupa tidak hanya memberikan pengetahuan, inspirasi dan motivasi bagi pelajar untuk menjadi lebih cerdas dan mandiri dalam mengelola keuangan, namun mampu bertindak dengan bijaksana, bertanggung jawab, jujur, disiplin dan berkomitmen terhadap nilai-nilai moral yang baik.

"Momentum kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus sebagai implementasi dan Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung," katanya.

Qamaru menyampaikan, bahwa selain pembukaan rekening 1000 pelajar, pihaknya juga sekaligus meresmikan Kartu Metro Ceria (KMC) guna biaya pendidikan tahun 2024.

"Kartu Metro Ceria merupakan bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik jenjang PAUD, SD dan SMP dari keluarga prasejahtera yang telah diselenggarakan sejak tahun 2023,"  jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi, kegiatan tersebut guna mengetahui dan bijak dalam mengelola keuangan.


"Pengetahuan itu ditanamkan sejak dini, kita sudah mulai dari kemarin, saat ini di era transformasi digital mau tidak mau kita harus mengikutifenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi," paparnya.

Pihaknya mengatakan, pada launching KMC terdapat program ayo sekolah.

"Ini adalah pemberian bantuan kepada para anak-anak usia sekolah yang dimulai dari PAUD karena keluarga tidak mampu itu tidak bisa sekolah. Nah Pemerintah Kota Metro memberikan bantuan kepada mereka termasuk juga mereka-mereka yang sudah masuk sekolah tapi putus sekolah karena ekonomi itu dibantu dengan program ayo sekolah," ungkapnya.

Menurut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemerintah Kota Metro seiring kemajuan zaman segala transaksi tidak menggunakan uang langsung.

"Melalui rekening dan itu dimanfaatkan melalui pembukaan rekening pelajar tentunya kita membangun bekerjasama dengan berbagai pihak, kemarin ada dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kemudian dari perbankan yang ada di Kota Metro," bebernya.

"Saya berharap bagi bapak/ibu wali siswa lebih paham bagaimana kita dalam mengelola keuangan dalam rumah tangga dengan baik di era digitalisasi saat ini, dan untuk anak, kita lakukan edukasi sedini mungkin sehingga mereka berpengetahuan luas terkait tata keuangan yang baik, kalau menabung itu merupakan suatu kebiasaan yang tidak bisa dimulai saat dewasa saja tapi akan lebih mudah kalau sejak kecil mereka tau menabung itu banyak manfaatnya untuk masa depan," imbuhnya.

Menambahkan hal tersebut Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Metro, Yulia Chandra Sari memaparkan, giat tersebut bertujuan untuk meliterasikan seluruh pelajar yang ada di Kota Metro agar bijak dalam mengelola keuangan.


"Mereka bisa dilatih menabung sejak dini sehingga nanti tabungannya bisa digunakan pada saat kenaikan kelas atau kelulusan untuk keperluan sekolah, kemudian untuk pendidikan karakter untuk memotivasi anak-anak agar lebih berintegritas, jujur dan bertanggung jawab," imbuhnya.

Yulia menjelaskan, pembukaan rekening 1000 pelajar tersebut nol rupiah dan difasilitasi oleh perbankan yang ada di Kota Metro.

"Saya berharap seluruh pelajar yang ada di Kota Metro bisa memiliki rekening karena itu salah satu upaya Pemerintah untuk literasi keuangan digitalisasi, karena kedepan kita pasti lebih banyak menggunakan sistem keuangan secara digital, jadi sejak dini mereka sudah tau untuk transaksi-transaksi yang non tunai," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)