08117992581

Penyegaran Kepemimpinan, Lapas Metro Gelar Pisah Sambut Kalapas

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Penyegaran kepemimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro menggelar pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gumilar Budirahayu, A.Md.IP., S.H., M.M. kepada Tunggul Buwono A.Md.IP., S.H., M.H., Selasa (11/02/2025).

Dikatakan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kota Metro, Gumilar Budirahayu, bahwa selama kepemimpinannya dirinya selalu menekankan kepada jajarannya agar selalu bergotong-royong, guyub serta menjalin komunikasi. 

"Yang sudah menjadi tugas dan perintah dari pimpinan wajib dilaksanakan, terutama 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan itu menjadi titik fokus kita dalam melaksanakan tugas," ujarnya. 


Ia menuturkan, selama dirinya menjabat sebagai Kalapas Metro pihaknya telah membangun pola pikir pegawai agar berbudaya lebih positif. 

"Mudah-mudahan selama memilih Lapas Metro dapat lebih meningkat lagi, dan modal utama Lapas Metro ini sudah Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), tidak semua Lapas itu sudah berpredikat WBK," ungkapnya. 

Sementara itu saat dikonfirmasi awak media Kalapas Kelas IIA Metro yang baru, Tunggul Buwono A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan, dirinya akan melakukan penertiban dan pemetaan terlebih dahulu. 

"Kalau menyangkut pada pengamanan itu prinsipnya semua sama, aturan-aturannya itu semua sama, yang membedakan itu hanya iklim cagar dan budayanya saja, bagaimana kita masuk mengelola kedepannya seperti apa, nah tentunya yang menyangkut masalah pengamanan itu sendiri merupakan suatu faktor utama penunjang pelaksanaan pemimpin," katanya. 


"Nantinya kami dengan temen-temen dari Lapas Metro akan bekerjasama meneruskan apa yang telah terbangun lama oleh Kalapas Gumilar, tentunya akan kami tindak lanjuti dan akan berkesinambungan untuk menjaga hal positif yang ada di Lapas," terangnya. 

Selain itu, guna menciptakan lingkungan yang kondusif terhadap warga binaan, dirinya akan melakukan pendekatan kemanusiaan yang menyangkut dalam pelaksanaan tugas-tugas jajarannya. 

"Harapannya mereka itu akan lebih memahami bahwa dalam pelaksanaan tugas kami itu berupaya menghindari tindakan kekerasan baik dari petugas ke petugas, dari petugas ke warga binaan ataupun warga binaan ke petugas itu dilarang keras, jadi kami menjaga keamanan di dalam," katanya. 

Pihaknya menjelaskan, guna meningkatkan program pembinaan di Lapas Metro dirinya akan mewujudkan Asta Cita. 

"Yang menjadi perintah Presiden RI visi misinya Menteri menjadi visi misi kami juga dalam melaksanakan tugas di UPT Pemasyarakatan, program-program yang sudah terbangun selama ini dan sudah dikerjakan oleh Kalapas yang lama bersama jajaran, seperti pembinaan kemandirian, kepribadian tentunya kami akan bekerjasama dengan stakeholder, pihak-pihak terkait, dan Pemerintah Daerah untuk mendukung ketahanan pangan, dan bansos kita berharap dengan adanya sumbangsih dari petugas ke keluarga warga binaan bisa memicu warga binaan agar mereka berkelakuan baik didalam menjalani sisa-sisa pidananya di Lapas," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)