08117992581

Pemkot Metro Beri Penguatan TPK Dalam Percepatan Penurunan Stunting

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA PP dan KB), Pemerintah Kota Metro menggelar rapat koordinasi penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK) berisiko stunting guna percepatan penurunan stunting di Kota Metro, Selasa (07/11/2023).

Dikatakan Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin, Kota Metro mempunyai tiga tim penangan stunting.


"Dan Alhamdulillah sudah dibentuk apa fungsinya, apa tupoksinya, dan tugas TPK adalah mendampingi keluarga mulai dari remajanya, sebelum menikah itu sudah harus dilihat remajanya, apakah dia sehat remajanya," kata Wahdi.

Wahdi menuturkan, yang mempengaruhi stunting adalah keremajaan yang tidak sehat.

"Sama saja ketika kita mau menciptakan sesuatu tentu yang menciptakan harus baik," singkatnya.

Adapun faktor kedua yang mempengaruhi stunting adalah menjaga wanita hamil.

"Jadi kita punya paket lengkap dan sudah dikenal Nasional yang saya buat itu sudah bisa diambil di playstore," tutur Walikota Metro.

Pihaknya menjelaskan, ditahun 2018 Kota Metro menjadi juara Nasional dengan Do IVA.

"Jadi dari beberapa itu harus digunakan oleh tim pendamping keluarga termasuk pencegahan stunting yang mana dari remajanya harus diingatkan dahulu bahwa nikah tepat waktu, reproduksinya bagus waktu hamil dijaga dengan baik, waktu persalinan dijaga dengan baik dan Alhamdulillah semuanya itu sudah ditangani oleh BPJS," terangnya.

Wahdi menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan mencegah stunting.

"Stunting adalah kejadian kronis yang terjadi akibat kurang gizi kronis mulai dari apa remaja yang menikah tidak sehat, kemudian proses persalinannya tidak sesuai dengan waktunya, dan sampai seribu hari pertama kehidupannya, tidak menyusui dengan baik, lingkungan tidak terpelihara dengan baik," imbuhnya.

Wahdi memaparkan, konsistensi Pemerintah Kota Metro dalam upaya pencegahan stunting tidak sampai disaat ini, namun berkelanjutan.

"Artinya kami dalam penanganan stunting ini. Pemerintah Kota Metro sangat konsisten, dan kegiatan ini tidak terhenti sampai disini saja. Indonesia emas 2045, Metro emas tahun 2037," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)