08117992581

Pemkab Lampung Selatan Alihkan Ruang Isolasi Covid-19 ke Bandar Lampung

$rows[judul]

Lampung Selatan, A1BOS.COM -  Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan kesulitan mencari lokasi untuk isolasi pasien positif Covid-19 hasil rapid tes antigen di posko penyekatan larangan mudik lebaran. Pasalnya, pelaku perjalanan yang positif Covid-19 jumlahnya terus melonjak.

Berdasarkan informasi, posko -posko penyekatan arus balik Lebaran tahun 2021 itu meliputi rest area JTTS KM 20, Interchange Hatta, Pelabuhan Bakauheni, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Jubir Tim Satgas Covid -19 Lampung Selatan, Eka Riantinawati menyatakan karena terus bertambahnya jumlah pelaku perjalanan yang diisolasi, pihaknya pun mengalihkan proses isolasi ke Wisma Haji, Rajabasa, Bandar Lampung.

"Kami telah berkoordinasi dengan Pemprov Lampung bahwa kami tidak bisa lagi menyiapkan tempat. Walaupun mereka minta mencarikan tempat, kami sudah tidak bisa. Oleh karenanya dialihkan ke Wisma Haji Rajabasa terhitung Jumat, (21/05/2021), kalau ada yang masuk kami arahkan di sana (Wisma Haji)," ujar Eka Riantinawati.

Menurut dia selain jumlah pelaku perjalanan yang makin bertambah, kondisi tempat isolasi juga banyak yang di luar dugaan. Pertama, untuk Rusunawa MBR Kalianda terdapat 40 kamar dengan kapasitas menampung 3 orang/kamar, pada kenyataannya mengalami kerusakan sebanyak 6 kamar.

Sementara, kata dia, di lokasi wahana wisata Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda yang semula disiapkan kamar 55 kamar, ternyata hanya bisa digunakan sekitar 48 kamar. Dengan alasan pihak pengelola, sebagian kamar ada yang tidak layak digunakan untuk isolasi.

Untuk jumlah pasien dari pelaku perjalanan, Plt Kadis Kesehatan Lampung Selatan itu menjelaskan untuk di lokasi tempat isolasi Rusunawa MBR Kalianda  tercatat sebanyak 79 orang. Di mana, 11 orang pasien telah keluar karena telah selesai diisolasi.

Lalu untuk di lokasi NBR ada penambahan 4 orang pada Jumat, 21 Mei 2021 pagi. Sehingga total sebanyak 84 orang.

Pihaknya berharap untuk penanganan pasien pelaku perjalanan yang positif covid-19 di Wisma Haji, Bandar Lampung, tidak ditangani tim satgas kabupaten lantaran jarak tempuh dan efektivitas.

"Harapan kami begitu, kasian juga karena jarak. Akan lebih efektif kalau yang menangani pihak yang terdekat," jelasnya.


Sumber : https://www.lampost.co/berita-ruang-isolasi-penuh-lamsel-alihkan-pasien-ke-bandar-lampung.html


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)