Kota Metro, A1BOS.COM - Tingkatkan Program Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro jadikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai pelaku UMKM dan petani milenial, Senin (01/07/2024).
Melalui Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Metro, Silahudin, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kota Metro, Muchamad Mulyana, M.M. mengatakan, bahwa Lapas Metro sedang berproses dalam program pembinaan WBP yang berkelanjutan.
"Kita sedang berproses pada kegiatan pertanian, perikanan, tapis, produksi kopi bubuk, parfum kopi dan jahe instan yang mana kegiatan-kegiatan ini nantinya dapat menciptakan warga binaan sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan sebagai petani milenial," ujarnya.

Adapun untuk mendukung produktivitas WBP Lapas Metro, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UMKM Kota Metro, Dekranasda, SMK Negeri 2 Kota Metro dan beberapa gerai swalayan dan toko oleh-oleh di Kota Metro.
"Kerja sama ini bertujuan memberikan pelatihan, pendampingan dan pemasaran produk secara offline atau online yang dihasilkan oleh warga binaan Lapas Metro," tuturnya.
"Di Lapas Metro juga sedang dikembangkan produk jahe instan yang pasarkan secara internal kepada seluruh pegawai Lapas Metro, untuk tapis kita sudah bekerjasama dengan pihak mitra untuk pembuatan selendang tapis," sambungnya.
Ia menjelaskan, bahwa tujuan utama Lapas Metro menjadikan WBP sebagai petani milinial karena banyaknya usia produktif WBP dari 19 sampai 39 tahun yang berada di dalam Lapas.
"Dengan memberikan edukasi dan pendampingan tentang pertanian sehingga warga binaan mendapat skill bertani yang benar, dalam rangka ketahanan pangan. Untuk sekarang karena kita masih berproses jumlah petani milenial di Lapas Metro masih 7 orang, dimana ia melakukan program pertanian seperti penanaman sayuran, kacang tanah, pokcoy, sawi dan jahe," terangnya.

Selain itu, dirinya juga memaparkan tentang programnya dalam memilih WBP sebagai pelaku UMKM karena ia melihat adanya potensi sebagai pelaku usaha.
"Karena saya melihat adanya potensi WBP yang ada di Lapas Kelas IIA Kota Metro sebagai pelaku UMKM ada kegiatan usaha kecil menengah contohnya kopi bubuk, ada es kopi, ada jahe instan nah disitulah saya timbul pemikiran temen-temen WBP di Lapas Metro untuk terlibat sebagai pelaku UMKM," jelasnya.
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pembinaan, edukasi tentang kegiatan UMKM, nantinya setelah mereka bebas dan kembali ke masyarakat dapat mengaplikasikan kegiatan-kegiatan UMKM di mana mereka tinggal," imbuhnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media A1BOS.COM tentang target pada giat perikanan, staf bimbingan kerja Lapas Metro, Satria Boyng Citra memaparkan, setiap tahun hasil pada giat perikanan Lapas Metro mampu mencapai target yang ditentukan.
"Setiap tahun itu target kita 1 ton, sampai bulan ini kita masih dapet 401 kg sampai bulan 6 hari ini, tapi itu nanti hasilnya akan naik drastis di bulan 7 dan bulan 8 karena ikan kita masih banyak," bebernya.
"Jadi 401 kg itu dibagi 6 bulan itu sekitar 80 kg perbulan. Seperti target kita di tahun sebelumnya itu sudah terpenuhi malahan bisa sampe 1 ton lebih, sedangkan untuk jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terlibat pada program perikanan tersebut berjumlah 4 orang," pungkasnya. (Aliando)
Tulis Komentar