08117992581

Pelaku Begal Bocah 10 Tahun Ditangkap, Mengaku Sering Lihat Korban Bawa Motor Sendirian

$rows[judul]

Bandar Lampung, A1BOS.com - Pengakuan pelaku pembegalan motor yang dikendarai korban DSA (10), yang dilihat sering mengendarai motor sendirian, terungkap saat ekspos pada Selasa (17/06/2025) di Unit Jatanras Polda Lampung.


Pembegalan ini viral di media sosial lewat rekaman CCTV, di mana kedua pelaku merampas motor DSA yang berusaha mempertahankan motornya hingga terseret 7 meter dengan kondisi luka-luka.


Kasubdit III Jatanras Polda Lampung, Kompol Zaldy Kurniawan, saat konferensi pers didampingi Kasubdit Penmas Kompol Andri Yulianto menjelaskan,

"Kronologi kejadian terjadi di sekitar Jalan RA Basit Semendo, Tanjung Senang, Bandar Lampung, yang terekam CCTV. Terlihat ada pembegalan anak kecil, kemudian terlihat juga seorang anak kecil yang sempat terseret motor sejauh 7 meter untuk mempertahankan kendaraan miliknya," ujar Kasubdit III Jatanras Polda Lampung.


Korban DSA memakai motor dari Fajar Baru kemudian diberhentikan oleh pelaku yang berboncengan. Lalu kemudian pelaku berpura-pura menanyakan orang tua si korban.


Korban mengantar pelaku ke rumahnya untuk bertemu orang tua korban. Namun di tengah jalan, pelaku sempat mengangkat ban depan motor sehingga korban terjatuh ke belakang. 


Korban ingin mempertahankan motornya, memegang bagian belakang motor sehingga terseret 7 meter. Karena tidak kuat, korban melepaskan pegangannya dan pelaku berhasil melarikan diri membawa sepeda motor milik korban.


"Pelaku atas nama Peri Siswanto dengan alamat di Desa Gunung Tapak, Kecamatan Gedung Menenun, Kabupaten Tulang Bawang. Jadi hasil dari penyidikan kami mendapat info bahwa yang bersangkutan sudah kabur ke arah Gedung Meneng," ungkapnya.


"Alhamdulillah, kemarin tim Resmob dari Jatanras berhasil mengamankan pelaku di rumahnya. Dari hasil penangkapan tersebut, kita dapatkan barang bukti berupa satu unit kendaraan motor milik korban yang tadinya berwarna hitam, sekarang diberi skotlet oleh pelaku. Dan bukti yang selanjutnya berupa pakaian yang pernah dipakai pelaku dalam aksi pembegalan terhadap anak kecil," tutupnya. (JJ)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)