Lampung Selatan, A1BOS.COM - Pegawai Bank BUMN Hendra
Winata (25) diduga dianiaya oleh D anak pensiunan Polri di indekos di Jalan
Nunyai, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung,
Minggu (04/01/2026) sekira pukul 19.00 WIB. Korban diduga dianiaya terlapor
dengan sapu hingga mengakibatkan luka 4 jahitan di bagian kepala.
Ia mengatakan dirinya mendapatkan perlakuan tersebut
berawal dari speaker salah satu penghuni indekos yang hilang.
"Jadi pada 1 Januari 2025 salah satu penghuni kosan
ini geger dikarenakan speakernya hilang," kata Hendra Winata, saat
diwawancarai awak media di Perumahan Distrik 62, Desa Pemanggilan, Kecamatan
Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (06/01/2026).
Terlapor sebelumnya sempat bertanya kepadanya dan
teman-temannya.
Hendra mengakui bahwa dirinya bukan penghuni indekos namun
temannya.
"Sebelum kejadian kami sempat mengadakan acara
bakar-bakar jagung kemudian 1 Januari 2026 saya dan teman-teman melihat pelaku
D ini terakhir membawa speaker tersebut," ujar Hendra.
Terlapor tersebut diduga membawa speaker dan sempat mampir
di indekos temannya.
Kemudian pada esok paginya geger bahwa ada speaker yang
hilang.
Kemudian sekitar 19.00 WIB dijelaskan bahwa bapak pemilik
indekos akan datang.
"Bapak kosan itu mau ketemu kami katanya mau nanyain
terkait speaker siapa saja yang melihat," kata Hendra.
Kemudian sang bapak datang diduga dengan tensi yang tinggi
dan sudah marah-marah.
Hingga mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas dan
meminta para saksi untuk datang ke rumahnya yang berada di samping indekos.
"Saya masuk terlebih dahulu dan bapak terlapor yang
merupakan pensiunan polisi ini mengatakan kepada kami kalimat yang
pantas," ujarnya.
"Bapak terlapor ini langsung mengambil linggis dari
pojokan pintu, bapak itu seolah-olah mau diarahkan ke saya kayak gitu,"
terusnya.
Hingga anaknya keluar rumah dan langsung menampar pipi
kanan Hendra.
"Pada saat itu saya masih berusaha untuk bersikap
tenang dan termasuk ibu terlapor keluar rumah. Ibu terlapor ini berlari membawa
sapu hingga sapu yang dibawa ibu pelaku dipukul ke bagian kanan kepala
saya," terang Hendra.
Purnawirawan tersebut memang tidak memukul hanya dirinya
merasa diintimidasi dengan kata-kata sang bapak.
Pelapor melakukan pelaporannya pada Nomor:
STPLP/B/11/1/2026/SPKT/POLSEK KEDATON/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG.
Kapolsek Kedaton Kompol Budi Harto mengatakan pihaknya
telah menerima laporan dari korban terkait peristiwa tersebut.
"Kami telah menerima laporan tersebut dan tengah dilakukan penyelidikan," kata Kompol Budi.
Ia mengatakan pihaknya membenarkan bahwa orang tua terlapor merupakan Purnawirawan Polri.
(Taklika)
Tulis Komentar