08117992581

Pasar Sukadana Jadi Lokasi Nobar Final Piala Dunia, Pemkab Incar Dampak Ekonomi UMKM

$rows[judul] Keterangan Gambar : Nonton Bareng Piala Dunia 2026 di Pasar Sukadana. foto/komdigi Lampungtimur.

LAMPUNG TIMUR, A1BOS.COM - Lampung Timur menyiapkan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di Pasar Sukadana bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur menjadikan kegiatan tersebut sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan yang digelar bersama Luntur Pro Organizer, Pemuda Sukadana, dan komunitas UMKM itu diharapkan mampu menghadirkan keramaian di kawasan pasar sehingga aktivitas perdagangan ikut meningkat.

Sekretaris Daerah Lampung Timur Rustam Effendy mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh penyelenggaraan nobar tersebut. Menurut dia, kegiatan itu menjadi peluang menghidupkan kembali Pasar Sukadana sekaligus membuka ruang bagi UMKM dan kreativitas pemuda.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan Nobar Final Piala Dunia 2026 yang digagas Luntur Pro Organizer. Ini adalah momentum yang tepat untuk menggerakkan UMKM, memberikan ruang kreativitas bagi Pemuda Sukadana, serta menjadikan Pasar Sukadana sebagai pusat aktivitas ekonomi dan hiburan masyarakat,” ujar Rustam.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai tontonan bersama, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi melalui meningkatnya transaksi jual beli selama acara berlangsung.

Optimisme itu berangkat dari pelaksanaan Festival Nobar Piala Dunia pada 21–23 Juni 2026. Saat itu ribuan warga memadati Pasar Sukadana untuk menyaksikan pertandingan melalui layar lebar. Ramainya pengunjung ikut mendongkrak penjualan para pedagang dan pelaku UMKM.

Salah seorang pedagang mengaku omzet usahanya naik selama festival berlangsung.

“Acara ini sangat membantu usaha UMKM. Pengunjung ramai sehingga dagangan lebih cepat habis. Kegiatan seperti ini sangat positif dan memberikan manfaat langsung bagi kami,” ungkapnya.

Pedagang lain juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung tertib, aman, dan nyaman. Mereka mengaku dapat berjualan tanpa dibebani pungutan liar maupun biaya tambahan.

“Di sini enak, tidak ada pungutan apa pun. Bahkan untuk kebersihan tidak dipungut biaya, kami hanya diminta menjaga kebersihan di sekitar tempat berjualan masing-masing,” katanya.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan, festival dan nobar menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. Menurut dia, kegiatan hiburan mampu menjadi sarana memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

“Inilah semangat Lampung Timur Makmur Lestari: Makmur Rakyatnya, Lestari Alamnya. Mari kita terus mendukung produk-produk UMKM lokal sambil menikmati euforia sepak bola dunia,” ujar Ela.

Pemkab Lampung Timur berharap ribuan warga yang menghadiri Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pasar Sukadana tidak hanya menikmati pertandingan, tetapi juga berbelanja produk lokal sehingga perputaran ekonomi daerah terus meningkat.(KDG/BS)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)