Padang, A1BOS.COM - Komunitas Tangan di Atas (TDA) Kota Padang menggelar sharing bisnis sekaligus Serah Terima Amanah (Sertinah) Pengurus di Youth Center Padang, Sabtu (22/07/2023).
Amanah yang diserahterimakan jabatan Ketua TDA Padang 7.0, Refky Riyantori diserahkan kepada Alkausar sebagai Ketua TDA Padang 8.0 Kota Padang, TDA dikenalkan pertama kali oleh Ulki Chandra yang sekaligus menjabat sebagai Ketua TDA Padang 1.0.
Saat ini, selain sebagai founder TDA Padang Ulki juga terus mengawal komunitas sebagai Penasehat TDA Padang. Ulki mengatakan bahwa TDA ini artinya berbagi, saling memberi, berangkat dari keresahan yang sama, permasalahan yang sama soal dunia bisnis yang akhirnya mempertemukan dalam forum untuk membahas peningkatkan kapasitas bisnis anggota.
"Kolaborasi sesama anggota dan berbagi kepada sesama dalam bentuk finansial, ilmu, waktu dan tenaga," kata Ulki, dilansir dari Kumparan.Com.
Sementara itu, Ketua TDA Padang 7.0, Refky menambahkan, bagi masyarakat yang ingin bergabung di TDA, tidak ada syarat khusus yang dibebankan. Sebab TDA adalah komunitas yang bersifat inklusif dan terbuka bagi siapa saja.
"Prinsip pengusaha itu adalah membangun jaringan, jadi dengan tergabung di TDA kita bisa saling berbagi informasi, ilmu dan koneksi. Sehingga diharapkan, hal itu bisa membantu bisnis mereka, baik dari akses informasi maupun dari segi peluang," ucap Refky.
Refky mencontohkan, pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu TDA menggelar program "TDA Going to Digital" untuk memberikan update ilmu tentang digital kepada para pelaku UMKM terdampak dan selama ini belum mengerti digital, sehingga pelaku usaha dapat menerapkan selama masa pandemi. Dengan serahterima amanah ini, Refky menyebutkan selaku Pengurus 7.0 menaruh harapan kepada pengurus baru untuk dapat membawa TDA ke level selanjutnya.
Sedangkan Ketua TDA Padang 8.0, Alkausar menambahkan anggota TDA memiliki level bisnis beragam, mulai dari mikro, kecil, menengah, hingga besar. Oleh sebab itu, nantinya salah satu fokus TDA adalah membawa bisnis para anggota untuk naik level secara sistematis.
"Kita punya tagline yakni to the next level, yang artinya, salah satu fokus TDA adalah mengembangkan bisnis para anggota agar naik level, dari yang usahanya mikro naik menjadi kecil. Yang kecil naik jadi menengah dan yang menengah naik jadi besar bahkan melantai di pasar saham," tambahnya.
Dia menjelaskan bahwa komunitas TDA memiliki beberapa program, seperti sharing bisnis dari para praktisi dan pelaku bisnis yang rutin setiap bulan.
"Program kita selanjutnya adalah menguatkan kegiatan mentoring bisnis, tujuannya agar permasalahan member-member TDA baik di Padang maupun di Indonesia bisa diselesaikan di kegiatan mentoring. Selain itu juga ada kegiatan TDA forum yang mana para member bisa saling berbagi donasi maupun ilmu yang bisa diikuti oleh member baru, mahasiswa maupun member lainnya," ucapnya.
Selanjutnya, TDA Peduli yang mencakup kegiatan sosial dan TDA kolaborasi dan program-program lainnya. TDA tidak hanya merangkul para pengusaha, namun TDA juga merangkul siapapun ingin memiliki usaha.

Tak hanya itu dalam kegiatan sertinah juga dilakukan sharing bisnis oleh praktisi digital marketing muda, Irfan "Emen" Mursidin diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Padang. Dalam pemaparannya menjelaskan tentang trend media sosial di tahun ini yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis atau bahkan berguna untuk mereka yang baru ingin memulai usaha.
"Beberapa poin yang tahun ini menjadi trend dan bisa dimanfaatkan antara lain penggunaan konten video pendek, live TikTok hingga kolaborasi dengan influencer. Jika dimanfaatkan dengan baik, trend tersebut bisa berdampak dan membantu tumbuh kembang bisnis," katanya.
Sebagai informasi, TDA adalah komunitas wirausaha terbesar di Indonesia yang didirikan pada Januari 2006 sebagai wadah bergabungnya para wirausahawan dan calon wirausahawan yang ingin tumbuh bersama. Hingga saat ini, TDA sudah memiliki hampir dari 40.000 anggota yang tergabung di 102 kota serta memiliki lebih dari 1000 modul video belajar bisnis yang terdapat di TDA TV. (Rilis/Red)
Tulis Komentar