Lampung Timur, A1BOS.COM - Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur melakukan
penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda.
Kerjasama ini dirangkai dengan Launching Layanan Eazy Passport
di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lampung Timur, Senin (29/12/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah,
Kabupaten Lampung Timur Dr.
Rustam Effendi, para Asisten serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah
(OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Ibu dan Bapak dari
BP3MI.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Direktorat Jenderal
Imigrasi, khususnya Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Lampung dan Kantor Imigrasi
Kelas II Non TPI Kalianda atas terjalinnya kerjasama strategis tersebut.
Menurut Bupati, Lampung Timur merupakan salah
satu kabupaten dengan jumlah penduduk yang besar dan mobilitas masyarakat yang
tinggi.
Setiap tahun ribuan warga Lampung Timur bekerja ke luar
negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta diberangkatkan sebagai
jamaah haji dan umrah.
Sehingga kebutuhan akan layanan paspor yang mudah, cepat,
dan pasti menjadi sangat penting.
“Kerjasama ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Kami ingin warga Lampung Timur tidak
lagi terbebani oleh jarak, waktu, maupun biaya tambahan hanya untuk mengurus
dokumen keimigrasian,” ujar Bupati Ela.
Dengan hadirnya layanan keimigrasian di Mall Pelayanan
Publik masyarakat kini dapat mengakses pelayanan paspor dengan lebih dekat dan
terintegrasi.
Hal ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pekerja
migran dan calon jamaah haji maupun umrah, tetapi juga mendukung iklim
investasi dan kemudahan berusaha di Lampung Timur.
Bupati Ela juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran
perwakilan BP3MI yang diwakili oleh Kepala BP3MI yang baru saja dilantik
beserta jajaran pelayanan P4MI.
“Insya Allah pada bulan Januari 2026, layanan P4MI akan
resmi hadir dan membuka pelayanan di Kabupaten Lampung Timur. Ini merupakan bentuk
dedikasi luar biasa dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Ela menekankan pentingnya menjaga
integritas seluruh penyelenggara pelayanan publik.
Ia mengingatkan agar tidak ada praktik percaloan maupun
pungutan liar dalam setiap proses pelayanan.
“Kepada seluruh petugas pelayanan agar menjaga integritas.
Tidak boleh ada praktik percaloan apalagi pungutan liar yang justru merugikan
masyarakat," tegas Bupati Ela Siti Nuryamah.
"No pungli. Pelayanan harus berjalan sesuai aturan dan
berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegasnya lagi.
Penandatanganan MoU dan PKS ini menjadi dasar penguatan
koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi imigrasi.
Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, pertukaran data
dan informasi, hingga dukungan nyata terhadap pembangunan daerah.
Momentum tersebut semakin istimewa dengan Launching Layanan
Eazy Passport sebuah inovasi layanan keimigrasian yang dirancang untuk
memberikan kemudahan maksimal kepada masyarakat.
Layanan ini menjadi bukti transformasi pelayanan publik
yang berorientasi pada kebutuhan warga dengan pelayanan yang lebih cepat,
efisien, dan humanis.
“Kerjasama ini tidak boleh berhenti pada penandatanganan
dokumen saja, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”
tegas Bupati Ela.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini, Ela
berharap dapat terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, modern,
dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi
Lampung, Nur Raisha Pujiastuti, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas
kepemimpinan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah bersama Wakil Bupati Azwar
Hadi.
Dia menilai memiliki komitmen kuat dalam menghadirkan
pelayanan publik yang inovatif dan berpihak kepada masyarakat.
Menurut Nur Raisha, sinergi yang terbangun antara
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dengan jajaran Imigrasi merupakan contoh
kolaborasi yang ideal antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mendekatkan
layanan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi kepemimpinan Ibu Bupati Ela Siti Nuryamah dan
Bapak Wakil Bupati Azwar Hadi yang sangat responsif terhadap kebutuhan
masyarakat," kata Nur Raisha.
"Launching Layanan Eazy Passport ini menunjukkan
keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat,
dan humanis,” sambung Nur Raisha.
Dia berharap kerjasama yang telah terjalin tidak hanya meningkatkan
kualitas pelayanan keimigrasian.
Namun juga mampu mendukung mobilitas masyarakat, perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan di Kabupaten Lampung Timur.
(Taklika)
Tulis Komentar