08117992581

Dugaan Keracunan, Komite OSIS Lampung Desak Evaluasi Semua Terlibat MBG

$rows[judul]

Bandar Lampung, A1BOS.COM - Ketua DPD I Komite OSIS Nasional Indonesia Provinsi Lampung Jamal merespons kasus keracunan siswa di Kota Bandar Lampung yang diduga akibat makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jamal mengatakan peristiwa di Kota  Bandar Lampung menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat dan meningkatkan perbaikan bagi pelaksanaan program MBG ke depannya.

"Program MBG merupakan inisiatif yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda kita. Insiden di Bandar Lampung menjadi pengingat bagi kita semua bahwa upaya baik tersebut perlu terus dibarengi dengan penguatan sistem pelaksanaan dilapangan," katanya, Sabtu 30 Agustus 2025.

Jamal yang juga Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung mendukung berbagai langkah mitigasi terhadap kasus ini dan yakin proses evaluasi dan perbaikan akan dilakukan.

"Evaluasi yang komprehensif atau semua, diperlukan agar program MBG dapat berjalan semakin baik, dengan standar kesehatan, keamanan dan kualitas yang lebih baik dan nilai gizinya juga meningkat," jelasnya.

Jamal menekankan pentingnya peningkatan pengawasan dan penyempurnaan prosedur operasional, termasuk dalam aspek pengolahan, pengemasan, serta distribusi makanan.

"Dalam program sebesar MBG, semua aspek teknis, dari bahan pangan hingga penggunaan wadah makanan, perlu mendapat perhatian maksimal. Ini demi memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada anak-anak tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi," ujarnya.

Lebih lanjut Jamal menyoroti perlunya menjaga komunikasi yang terbuka dengan masyarakat luas, agar kepercayaan terhadap program-program pemerintah dapat terus terlaksana dan terjaga.

"Keterbukaan informasi penting untuk memperkuat kepercayaan publik. Kita harus pastikan masyarakat mengetahui bahwa setiap masukan dan kejadian yang terjadi akan dijadikan dasar untuk memperbaiki layanan ke depan," tutupnya.

Sebelumnya, dugaan keracunan puluhan siswa seusai melahap MBG di SDN 2 Sukabumi dan SMP 31 Campang Raya, Bandar Lampung, memaksa tiga diantaranya terpaksa dilarikan ke RS Urip Sumoharjo guna mendapatkan perawatan intensif. (JJ)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)