Kota Metro, A1BOS.COM - Guna meningkatkan daya saing global serta pengetahuan dan keterampilan, dua mahasiswa University of Santo Tomas (UST) Filipina melaksanakan Sea Teacher di SLB Insan Madani Metro yang dikenal telah menyandang status Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) dan telah terstandarisasi Lembaga Penyedia Khusus Ramah Anak (LPKRA) Kementrian PPPA RI, Kamis (07/11/2024).
Dikatakan pendiri Sekolah Luar Biasa (SLB) Insan Madani Metro, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., bahwa SLB Insan Madani Metro telah menunjukkan kualitas pelayanannya kepada anak-anak.

"Dan terbukti mahasiswa dari Filipina ini untuk melihat sea teacher selama satu bulan tentang pembelajaran kepada anak-anak yang memiliki keistimewaan dengan kebutuhannya," ujarnya.
Selain itu pihaknya juga menyampaikan, bahwa kedua mahasiswa tersebut di Filipina mengambil jurusan PLB (Pendidikan Luar Biasa) yang terseleksi menang guna melihat langsung pembelajaran ramah anak di SLB Insan Madani.
Dalam kesempatan tersebut, Sowiyah juga mengucapkan terima kasih kepada Dekan FKIP dan jajarannya yang telah memilih SLB Insan Madani sebagai labschool pendidikan untuk sea teacher dua Mahasiswa Filipina,

"Yaitu tentang bagaimana terapan pembelajaran untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan segala keistimewaannya itu ada di SLB Insan Madani, dan ini mereka nantinya akan melihat metode pembelajarannya, anak-anak istimewa ini yang dulu disebut dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)," katanya.
"Kedepan kami ingin menjadi sekolah yang bekerjasama dengan luar negeri dan bekerjasama dengan pihak Santo Tomas University Filipina pada pendidikan inklusif, dan kita juga bisa bekerjasama dengan Santo Thomas Univercity Filipina ini nanti bisa kita matangkan guru-guru di sana, yang mungkin di sana ada pembelajaran yang bagus juga untuk peningkatan di sini, jadi kita memang guru Internasional yang artinya guru-guru di sini harus bisa membenahi diri yaitu dengan bahasa Inggrisnya yang artinya harus kompetitif dalam era digital ini," pungkasnya. (Aliando)
Tulis Komentar