08117992581

Cegah Kekerasan Terhadap Anak, MIM Metro Rutin Beri Kajian Penguatan Iman Kepada Guru

$rows[judul]

Kota Metro A1BOS.COM - Guna mencegah tindak kekerasan terhadap anak, Kepala Sekolah Dasar (SD) Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Metro menghimbau murid-murid agar berhati-hati saat bermain di lingkungan sekolah, Selasa (03/09/2024).

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Metro, Sukarman, bahwa pihaknya memberikan pemahaman karakter pada siswa-siswinya agar dapat saling menghargai dan menghormati.

"Jika memang terdapat sesuatu hal yang tidak berkenan, anak terjatuh atau seperti apa itu segera lapor kepada guru agar segera mungkin dilakukan tindakan," ujarnya.

Selain itu Sukarman juga telah melakukan pembinaan terhadap guru setiap sebulan sekali, dalam penguatan iman. 


"Selaku guru dalam mendidik anak, dan untuk anak juga kita selalu adakan kegiatan-kegiatan keislaman seperti shalat Dhuha, kemudian murajaah, tadarus, kepada anak-anak untuk membangun karakter anak-anak agar disiplin, lebih sopan, lebih baik, lebih ramah terhadap sesamanya," tuturnya.

Sukarman menjelaskan, dalam penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) dirinya telah mencatumkan himbauan Anti Bullying.

"Kemudian beberapa keamanan seperti pagar keliling dan sebagainya itu kemarin sudah kita tralis yang intinya itu sangat aman untuk anak, sehingga anak tidak naik di ketinggian dan terjatuh," ungkapnya.

Selain itu ia juga telah membuat sudut-sudut lingkaran pada tiap-tiap meja siswa.

"Jadi bentuknya itu seperti lingkaran yang bisa digabung sehingga aman untuk anak-anak, kursi juga sudah kita buat enggak lancip-lancip kan gitu," jelasnya.

"Setelah kami pasang himbauan-himbauan seperti ini, hal-hal yang tidak di inginkan sangatlah minim, dan ketika ada mungkin hanya anak yang bercanda tapi biasa saja dan bisa diselesaikan di sekolah," imbuhnya.

Adapun mekanisme penyelesaian kasus di Sekolah MIM Metro, Sukarman mengatakan bahwa siswa dapat melapor ke Wali Kelas terlebih dahulu.

"Jika tidak selesai akan ada Saka Kesiswaan, kemudian jika kesiswaan tidak selesai juga dilanjutkan ke Kepala Sekoah, sehingga kita akan berkomunikasi terhadap orang tua," lanjutnya.

"Saya berpesan kepada guru dan orang tua bahwa pendidikan ini akan berhasil baik karakter anak, pembelajaran anak, ketika guru dan wali murid bisa kerjasama membangun pendidikan anak-anak kita baik secara karakter maupun ilmu pengetahuan, sehingga apa yang diinginkan dari target pendidikan itu bisa terwujud," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)