Bandar Lampung, A1BOS.COM - Polda Lampung menegaskan tengah mengawasi ratusan akun media sosial pasca diamankannya bom molotov dari tangan FJ (24) di depan kantor BCA Jalan Radin Intan, sesaat sebelum aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Lampung, Senin (01/09/2025).
Dalam ekspos di GSG Presisi Polda Lampung, Senin (08/09/2025), diungkapkan bahwa Unit Siber kini mengawasi 172 akun yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
“Seluruhnya ada 17 saksi yang kita minta keterangan terkait akun ajakan untuk melakukan demo 01 September yang menampilkan demo di beberapa daerah yang menimbulkan kerusuhan dan penjarahan,” kata Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Derry Agung.
Derry menjelaskan, ada tiga admin akun dengan jumlah pengikut besar yang kini masih dimintai keterangan.
“Ada 3 admin yang saat ini masih dimintai keterangannya dan punya 65 ribu follower, 35 ribu dan 24 ribu. Pendalaman terhadap akun yang diamankan masih kita lakukan dan belum ada penetapan tersangka terhadap ketiga admin ini baru berupa ajakan berbentuk repos ramaikan 01 September ke DPRD Lampung dan belum ditemukan siapa yang membiayai, kita belum temukan,” jelasnya.
Diketahui, penelusuran terhadap akun-akun tersebut dimulai sejak 30 Agustus hingga 1 September 2025. (JJ)
Tulis Komentar