08117992581

Tak Ingin Jajarannya Main Judi Online, Kalapas Metro Bakal Berikan Sanksi Tegas Jika Melanggar

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Metro, Gumilar Budirahayu bakal memberikan sanksi tegas terhadap jajarannya jika kedapatan bermain judi online, Jum'at (11/10/2024).

Gumilar mengatakan, bahwa akan ada sanksi berupa hukuman disiplin ringan, sedang dan berat, yang akan mempengaruhi statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lampung. 

"Hal ini menindaklanjuti surat edaran Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Nico Afinta, yang dimaksudkan untuk menjaga martabat dan kehormatan ASN, untuk memastikan tercapainya tujuan organisasi, serta menegakkan disiplin, kode etik, dan kode perilaku Pegawai ASN dan non ASN di lingkungan Kemenkumham," ujarnya. 


Ia menuturkan, akan segera melakukan pemeriksaan seluruh handphone jajarannya, guna memastikan bahwa Pegawai Lapas Metro tidak bermain judi online. 

"Menurut saya judi online itu masuk dalam kriteria kasus yang sangat berbahaya, yang dapat mengakibatkan kegagalan rumah tangga hingga bunuh diri. Hal itulah yang menyebabkan perlunya sosialisasi ke pegawai," terangnya. 

"Terpuruknya kondisi keuangan keluarga, dapat menimbulkan tindakan kriminal dan membahayakan orang lain," imbuhnya. 

Lebih lanjut Gumilar menjelaskan, bahwa dengan bantuan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait akan sangat mudah sekali untuk memantau jajarannya jika bermain judi online. 

"Karena nomor rekening kan didaftarkan di situs judi online, maka itu akan terpantau," tandasnya.  

Gumilar menambahkan, bahwa dirinya kini mulai melakukan sosialisasi bahaya judi online dengan memasang spanduk peringatan di area Lapas dan juga menyebarkan poster peringatan di grup komunikasi WhatsApp.

"Dengan cepat, setiap instruksi-instruksi yang disampaikan oleh pimpinan, Lapas Metro segera merealisasikannya, demi kebaikan organisasi," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)