Bandar Lampung, A1BOS.COM - PT Slash Teknologi Indonesia menggelar Unlocked Dahua 2026 bertema “Built for the Real World” di Horison Hotel Bandar Lampung, Kamis (20/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mengedukasi para pemangku kepentingan di Lampung mengenai perkembangan teknologi sistem keamanan dan otomasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dari Dahua.
Acara ini dihadiri perwakilan instansi pemerintah, perbankan, perusahaan atau factory, sekolah dan perguruan tinggi, dealer mitra CCTV, hingga para installer.
Direktur PT Slash Teknologi Indonesia atau lebih akrab disebut Slash CCTV, Leo Perdana, mengatakan kegiatan Unlocked Dahua 2026 digelar untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan teknologi keamanan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan berbagai sektor industri di Lampung.
Menurut dia, sistem keamanan saat ini tidak lagi sebatas penggunaan kamera pengawas, tetapi telah berkembang menjadi sebuah ekosistem teknologi yang mampu melakukan analisis dan memberikan respons secara lebih cepat dan akurat.
“Dengan adanya Unlocked ini disertai pameran produk dan solusi dari Dahua, kami ingin lebih mengedukasi mulai dari installer hingga instansi. Kamera pengawas bukan hanya sekadar kamera, tetapi harus mampu menyelesaikan kebutuhan market,” kata Leo.
Sebagai master dealer resmi Dahua di Lampung, Leo menilai posisi Lampung sangat strategis dalam mengadopsi teknologi keamanan berbasis AI.
Ia mengatakan, berbagai produk Dahua yang dipasarkan Slash CCTV dirancang untuk menjawab kebutuhan dan tantangan keamanan di berbagai sektor.

“Kami sebagai master dealer tunggal di Lampung tentunya sangat bangga karena produk yang dijual adalah produk yang menjawab masalah dan tantangan, khususnya di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Leo mencontohkan penerapan AI pada sistem keamanan, seperti teknologi alarm kebakaran yang mampu mendeteksi keberadaan api meski masih dalam skala kecil. Selain itu, terdapat pula teknologi pendeteksian manusia serta berbagai fitur analitik lainnya.
Dorong Smart Campus dan Smart Factory
Perkembangan digitalisasi juga dinilai membuka peluang besar bagi penerapan konsep Smart Campus dan Smart Factory di Lampung.
Leo menyebut, kebutuhan terhadap integrasi sistem keamanan berbasis teknologi sudah semakin terasa, terutama di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, hingga kawasan industri.
“Digitalisasi yang diusung pemerintah tentunya sudah sejalan dengan produk dari Dahua. Di Lampung, kampus dan sekolah sudah sangat membutuhkan teknologi ini. Di pabrik tentunya juga sudah sangat perlu sentuhan teknologi sistem keamanan,” jelasnya.
Sementara itu, Branch Manager Dahua South Sumatera, Ora Putra, turut menekankan pentingnya edukasi pasar dalam melihat teknologi keamanan secara lebih komprehensif.
Menurutnya, kegiatan Unlocked Dahua 2026 bukan sekadar ajang memperkenalkan produk, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai pihak untuk memahami solusi keamanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sektor.
Kehadiran instansi pemerintah, perbankan, perusahaan, lembaga pendidikan, dealer, dan installer menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap sistem keamanan yang terintegrasi semakin berkembang.
Bukan Sekadar Mengejar Harga Murah
Di tengah banyaknya pilihan kamera pengawas di pasaran, Slash CCTV juga mendorong konsumen agar tidak hanya mempertimbangkan harga saat memilih perangkat keamanan.
Leo mengatakan, aspek kualitas, integrasi sistem, kemampuan analitik, hingga keamanan data menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.
“Dengan adanya Unlocked ini, kami ingin memberikan edukasi bahwa kamera pengawas bukan hanya sekadar kamera. Produk harus bisa menyelesaikan kebutuhan market, dan dengan brand nomor satu tentunya menjamin keamanan data,” katanya.
Menurut dia, pendekatan tersebut menjadi penting karena sistem keamanan modern tidak hanya menghasilkan rekaman video, tetapi juga mengolah data untuk membantu pengguna mengambil keputusan.
AI Jadi Solusi, Bukan Penghalang
Memasuki era otomatisasi berbasis AI, Slash CCTV menargetkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi keamanan pintar di Lampung dalam dua hingga tiga tahun mendatang.
Leo menegaskan, AI harus dipandang sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas sistem keamanan, bukan sebagai ancaman terhadap perkembangan bisnis maupun kebutuhan manusia.
“Era AI adalah era teknologi. Tentunya kami Slash CCTV menjadikan AI adalah solusi, bukan penghalang,” tegasnya.
Ia menjelaskan, sistem keamanan yang telah mengadopsi AI dapat membantu melakukan pengelolaan dan analisis data sehingga proses identifikasi potensi kejahatan dapat dilakukan secara lebih akurat dan efektif.
Melalui Unlocked Dahua 2026, Slash CCTV bersama Dahua berharap semakin banyak instansi, dunia pendidikan, sektor industri, perbankan, maupun pelaku usaha di Lampung memahami pentingnya membangun sistem keamanan yang terintegrasi.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital di Lampung, khususnya dalam pemanfaatan teknologi AI untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (Red)
Tulis Komentar