08117992581

Naiknya Jumlah Stunting, Camat Metro Timur Ajak Semua Lapisan Berkolaborasi

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS. COM - Setelah melakukan rembuk stunting di 5 Kelurahan yang ada di Kecamatan Metro Timur, kini Ferry Handono menggelar rembuk stunting di aula Kecamatan Metro Timur, Selasa (01/10/2024).

Camat Metro Timur Ferry Handono menjelaskan, bahwa berdasarkan paparan para Lurah terdapat 48 balita menderita stunting. 

"Dengan 1590 jumlah balita, ini kalau presentase 3% tahun ini, di tahun 2023 itu jumlah angka stunting 39 2,5%, nah ini meningkat di tahun 2024 berjumlah 3%," ujarnya. 

Dirinya menyampaikan, dari hasil musyawarah di Kecamatan Metro Timur dirinya telah menyimpulkan bahwa penyebab-penyebab terjadinya kenaikan stunting. 

"Diantaranya ada yang dari gizi buruk kurangnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT), ini sudah dibantu dari semua Puskesmas dengan jumlah 59 sasaran stunting yang ada di Metro Timur," tuturnya. 


"Juga ada program orang tua asuh dari PKK melalui dana tabung Home Care ke sasaran balita stunting," imbuhnya. 

Ferry menuturkan, bahwa merokok di dalam rumah dapat mengganggu tumbuh kembang balita yang dapat menimbulkan stunting. 

"Dan juga pola asuh yang tidak tepat yang akan kita tekan dengan sosialisasi dan juga ada lomba cinta menu atau dapur dahsyat untuk memberikan edukasi bagaimana makanan yang bergizi," ungkapnya. 

Pihaknya mengatakan, di tiap-tiap Kelurahan yang ada di Kecamatan Metro Timur terdapat dua kader yang ditujukan untuk memberikan informasi kepada orang tua asuh. 

"Jadi mudah-mudahan kegiatan rembuk stunting ini nanti dapat disimpulkan ada gerakan intervensi nantinya agar di tahun 2025 angka stunting di Metro Timur ini dapat menurun dari 3%. Ini kita sudah punya basis data dan mudah-mudahan dengan basis data ini kita semakin lebih mudah untuk intervensi," terangnya. 

Sementara itu Ferry mememaparkan, jumlah balita stunting di beberapa Kelurahan yang ada di Kecamatan Metro Timur. 

"Kelurahan Iring Mulyo ada 28 balita stunting, Kelurahan Yosodadi ada 4, Yosorejo ada 4, Tejosari ada 8, Tejo Agung ada 4, jumlahnya ada 38 di Kecamatan Metro Timur," Jelasnya. 

Dirinya mengajak, seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah agar bersama-sama menangani stunting agar tahun depan turun. 

"Setelah hasil analisa tadi rata-rata yang terkena stunting itu ada anggota keluarga yang merokok di dalam ruangan, kami menghimbau kepada masyarakat yang masih aktif merokok agar merokoknya di luar ruangan apalagi yang mempunyai balita atau ibu hamil disarankan untuk merokok di luar rumah," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)