08117992581

Musim Kemarau, DKP3 Kota Metro Buat Jadwal Percepatan Irigasi

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro telah melakukan antipasi dan SGD semenjak bulan April 2023, guna membuat jadwal irigasi percepatan tanam, Rabu (06/09/2023).

Dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Heri Wiratno, jika terjadi kekeringan pada sektor pertanian di Kota Metro dikarenakan para petani tidak mengindahkan surat yang telah dibuat oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro.

"Artinya karena kita terlewati air untuk Batanghari dan Pekalongan jadi merasa santai karena daerah aliran akhirnya ya seperti ini," ujarnya 

Ia menuturkan, untuk tanaman yang di atas tanggal 16 Juni kami tidak bertanggung jawab.

"Artinya tidak bisa membantu secara maksimal karena memang sudah kami sampaikan agar petani tidak melakukan pertanaman di atas tanggal 16," tuturnya.

Menurutnya musim kemarau adalah peristiwa yang di ulang-ulang.

"Jadi saya berharap masyarakat juga mentaati peraturannya sama dengan mentaati peraturan lalu lintas, karena itu memang ada waktunya air masuk dan air keluar," jelasnya.

Heri menjelaskan, yang menjadi kendala pada musim kemarau adalah kedisiplinan dari petani. 

"Kita juga berusaha untuk meningkatkan disiplin dari petani untuk tahun yang akan datang tidak terjadi seperti ini," katanya.

"Diharapkan Januari kita mau panen dan apabila Januari panen pasti akan mendapatkan harga yang tinggi lagi, kesempatan yang jarang terjadi ini momennya yang pas bagi petani kalau petani mau memanfaatkan itu sebagai momen," terang Kadis DKP3.

Heri menambahkan, para petani di Kota Metro agar selalu memperhatikan jadwal air seperti halnya rambu-rambu lalu lintas.

"Harus diikuti agar pada saat panen harga bagus kalau yang tidak mengikuti ya mohon maaf tidak bisa membantu sepenuhnya," paparnya.

Heri juga menyampaikan terdapat beberapa Kelurahan yang sudah mengeluhkan kekeringan air di sektor pertanian.

"Yakni Metro Pusat, Hadimulyo Timur, Karangrejo, Purwo asri dan Purwosari," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)