08117992581

Kopdar Digital Marketing TDA Palangkaraya, Perkuat Jaringan Bisnis Antar Daerah

$rows[judul]

Palangkaraya, A1BOS.COM - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Palangkaraya menggelar kegiatan Ngobrol Bisnis (NgoBis) bertema digital marketing. Kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua TDA Banjarmasin, Fajar Rizki, sebagai narasumber.

Kegiatan yang bertajuk “TDA Palangka Raya Gelar NgoBis, Perkuat Jaringan dan Wawasan Digital Marketing Antar Daerah”

tersebut berlangsung di Ruang Meeting Rumah Dinas Coffee, Palangkaraya, pada 27 Maret 2026, mulai pukul 19.30 WIB.

Acara berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta yang berasal dari kalangan pelaku usaha, UMKM, hingga anak muda kreatif, antusias mengikuti sesi berbagi mengenai strategi digital marketing terkini.

Kehadiran Fajar Rizki menjadi momen istimewa bagi TDA Palangkaraya. Ia yang tengah berada di Palangkaraya untuk suatu keperluan menyempatkan diri memenuhi undangan TDA Palangkaraya untuk berbagi ilmu dengan para anggota komunitas.

Dalam sesi tersebut, Fajar membawakan materi seputar digital marketing, mulai dari strategi konten, optimasi media sosial, pemanfaatan TikTok dan Instagram, hingga pendekatan pemasaran digital yang relevan bagi pelaku usaha saat ini.


Perkuat Sinergi TDA Lintas Daerah

Bagi TDA Palangkaraya, kegiatan NgoBis kali ini bukan sekadar agenda berbagi ilmu. Kehadiran pengurus TDA Banjarmasin dinilai menjadi simbol nyata kolaborasi dan persaudaraan antar anggota TDA lintas daerah.

Ketua TDA Palangkaraya 1.0, Maulana Malik, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Fajar Rizki dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sesi berbagi seperti ini penting untuk memperkuat jejaring bisnis antarpelaku usaha.


“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Wakil Ketua TDA Banjarmasin yang sudah menyempatkan berbagi di NgoBis malam ini. Harapannya, kehadiran beliau dapat memperkuat networking anggota TDA antar daerah, dan ilmu yang disharing malam ini dapat langsung diterapkan oleh para anggota,” ujar Maulana.

Maulana menilai, kegiatan seperti NgoBis perlu terus dilakukan secara konsisten. Selain menambah wawasan, agenda ini juga menjadi ruang untuk membangun ekosistem bisnis yang saling menguatkan, baik di tingkat lokal maupun lintas kota.

Hal senada disampaikan Ketua TDA Bidang Edukasi, Bastian. Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir dan aktif mengikuti jalannya diskusi.

“Antusiasme peserta malam ini luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat belajar dan bertumbuh di komunitas TDA Palangkaraya sangat tinggi. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” tutur Bastian.


Digital Marketing Jadi Kebutuhan Pelaku UMKM

Dalam pemaparannya, Fajar Rizki menekankan bahwa digital marketing saat ini menjadi salah satu kunci penting bagi pelaku usaha untuk bertahan dan berkembang.

Menurut Fajar, para pelaku UMKM perlu memahami cara memanfaatkan media sosial secara maksimal agar dapat memperluas jangkauan pasar. Ia menyoroti pentingnya konsistensi konten, pemahaman terhadap algoritma platform, serta pendekatan yang autentik dalam membangun kepercayaan pelanggan.

Fajar menjelaskan, digital marketing bukan hanya soal membuat konten viral atau mengejar jumlah pengikut. Lebih dari itu, pemasaran digital harus diarahkan untuk membangun hubungan yang bermakna dan berkelanjutan dengan audiens.

Strategi digital marketing, kata dia, harus disesuaikan dengan jenis produk, target pasar, serta sumber daya yang dimiliki masing-masing pelaku usaha.


Bahas Algoritma TikTok dan Instagram

Salah satu materi yang paling menarik perhatian peserta adalah pembahasan mengenai algoritma TikTok dan Instagram.

Fajar menjelaskan, TikTok memiliki pola distribusi konten yang berbeda dibandingkan platform media sosial lainnya. Menurutnya, TikTok tidak hanya mengandalkan jumlah pengikut, tetapi juga memperhatikan tingkat keterlibatan dan durasi penonton dalam menyaksikan konten.

Karena itu, akun baru sekalipun tetap memiliki peluang menjangkau banyak orang jika mampu menarik perhatian penonton sejak detik pertama.

“TikTok memberi kesempatan yang sama kepada semua kreator. Yang menentukan seberapa jauh konten Anda menjangkau bukan seberapa besar akun Anda, tapi seberapa relevan dan menarik konten Anda bagi penonton di detik-detik awal,” papar Fajar.


Sementara untuk Instagram, Fajar menyebut platform tersebut terus mengalami perubahan mengikuti perilaku pengguna. Saat ini, Instagram dinilai semakin memprioritaskan konten Reels karena format video pendek mampu menghasilkan waktu tonton yang lebih panjang.

Ia juga menekankan bahwa interaksi seperti komentar, simpan, dan bagikan memiliki pengaruh besar terhadap jangkauan konten. Hal itu membuat pelaku usaha perlu membuat konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan dan bermanfaat bagi audiens.

“Jangan buat konten yang sama persis untuk TikTok dan Instagram. Pahami dulu siapa pengguna di sana, apa yang mereka cari, dan bagaimana mereka berinteraksi. Baru kita sesuaikan kontennya,” tegas Fajar.


Peserta Antusias Bahas Bisnis Digital hingga Produk Lokal

Sesi tanya jawab berlangsung aktif dan dinamis. Peserta dari berbagai latar belakang usaha mengajukan pertanyaan langsung kepada Fajar Rizki.

Sejumlah peserta dari kalangan Gen Z yang merintis usaha di bidang desain web dan produk digital bertanya mengenai strategi membangun portofolio, personal branding, hingga cara mendapatkan klien pertama melalui platform digital.

Sementara itu, pelaku usaha oleh-oleh khas daerah dan makanan ringan juga menggali strategi pemasaran produk lokal. Mereka tertarik membahas pemanfaatan marketplace dan konten video pendek sebagai alat promosi yang efektif.

Interaksi dua arah antara narasumber dan peserta menunjukkan tingginya kebutuhan literasi digital marketing di kalangan pelaku usaha Palangkaraya.


TDA Palangkaraya Dorong Anggota Terus Bertumbuh

Kegiatan NgoBis ini menjadi salah satu bentuk komitmen TDA Palangkaraya dalam mendorong anggotanya untuk terus belajar, bertumbuh, dan saling berbagi.

Dengan menghadirkan narasumber dari luar daerah, TDA Palangkaraya berharap para anggota tidak hanya mendapatkan tambahan wawasan, tetapi juga mampu membuka jaringan bisnis yang lebih luas.

Ke depan, TDA Palangkaraya berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa secara rutin dengan tema dan narasumber yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di Palangkaraya dan Kalimantan Tengah. (Red)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)