Kota Metro, A1BOS.COM - Upaya penanganan masalah slow learning dan kebutuhan khusus pada anak terus diperkuat di lingkungan sekolah. SD Negeri 3 Metro Barat menggelar kegiatan konsolidasi bersama Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Gaharu Metro, Kamis (12/02/2026), sebagai bentuk pendampingan terpadu bagi murid berkebutuhan khusus.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas SDN 3 Metro Barat ini mengusung tema pendampingan murid yang berkebutuhan khusus, sekaligus menjadi tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara sekolah dan Puspaga Gaharu Metro.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Puspaga Gaharu Metro, Prof. Dr. Drs. Sowiyah, M.Pd., bersama tim psikolog dan konselor, kepala sekolah, wali kelas, para guru, wali murid, mahasiswa KKN Universitas Lampung, serta enam peserta didik yang mengalami permasalahan slow pembelajaran dan hambatan belajar lainnya.
Kepala SDN 3 Metro Barat, Wahyudi, S.Ag., mengatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam membangun sinergi dengan orang tua dan lembaga pendamping profesional guna menyelesaikan persoalan belajar anak secara menyeluruh.
“Harapan kami, kolaborasi dengan Puspaga Gaharu Metro dapat terus berlanjut dan saling menguatkan demi kemajuan pendidikan di SDN 3 Metro Barat,” ujar Wahyudi.

Sementara itu, Ketua Puspaga Gaharu Metro, Prof. Sowiyah, menjelaskan kegiatan Puspaga Go to School ini diikuti oleh enam orang tua wali, enam peserta didik, empat guru, serta kepala sekolah. Pertemuan diawali dengan pembukaan oleh kepala sekolah, dilanjutkan arahan Ketua Puspaga serta pemaparan terkait program layanan dan konseling yang tersedia di Puspaga Gaharu Metro.
“Fokus tindak lanjut kegiatan ini adalah menggali informasi awal kasus dan menyusun rencana pendampingan terhadap enam anak,” jelasnya.
Dari hasil asesmen awal, ditemukan berbagai permasalahan yang dihadapi peserta didik, di antaranya satu anak mengalami tidak mau sekolah dan cenderung pendiam, tiga anak slow learner, satu anak hiperaktif, serta satu anak mengalami kesulitan membaca atau disleksia.
Sebagai tindak lanjut, para orang tua dijadwalkan hadir langsung ke Puspaga Gaharu Metro untuk mendapatkan penanganan awal dan program pendampingan lanjutan. Dengan pendampingan tersebut, para orang tua mengaku terbuka dan siap mengikuti seluruh rangkaian program yang disarankan tim Puspaga.
“Tanggapan orang tua cukup baik. Mereka menyampaikan terima kasih kepada sekolah dan siap menindaklanjuti pendampingan secara lebih mendalam di Puspaga Gaharu,” tambah Prof. Sowiyah.
Ke depan, Puspaga Gaharu Metro juga merencanakan perluasan program Go to School dengan menyasar SD di setiap kecamatan di Kota Metro. Sekolah-sekolah yang telah menjalin MoU dengan Puspaga Gaharu akan menjadi prioritas kunjungan dalam rangka penguatan penanganan masalah pembelajaran anak sejak dini. (Red)
Tulis Komentar