08117992581

Kemenko Pangan Cek Lokasi Pengembangan Teluk Nipah di Lampung Selatan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Rakor Kemenko Pangan bersama Pemkab Lampung Selatan terkait lokasi pengembangan Kawasan Teluk Nipah.foto/kominfo

Lampung Selatan, A1BOS.COM - Kemenko Pangan bersama Pemkab Lampung Selatan mengecek sejumlah alternatif lokasi pengembangan Kawasan Teluk Nipah, Selasa (18/8/2026).

Pengecekan dilakukan setelah rapat koordinasi di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan. Tim turun ke lapangan untuk memverifikasi titik-titik yang masuk dalam kajian pengembangan kawasan.

Asisten Deputi Sistem Distribusi Pangan Kemenko Pangan M. Mawardi mengatakan, salah satu lokasi yang dicek berada di sekitar Tambang Batu Jaya. Luasan lokasi yang sebelumnya diarahkan sekitar 110 hektare.

“Intinya, lokasi yang kemarin diarahkan kurang lebih sekitar 110 hektare ini kita coba pastikan di lapangan. Setelah itu kita duduk bersama kembali untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto mengatakan, penyamaan persepsi diperlukan sebelum verifikasi lapangan. Kejelasan titik lokasi dan data yang akan diverifikasi menjadi dasar pembahasan berikutnya.

“Ini tindak lanjut dari pertemuan kita sebelumnya. Ada beberapa hal di lapangan yang perlu kita sepakati dan pahami bersama, sehingga pada pembahasan berikutnya kita sudah dalam satu frame yang sama,” kata Supriyanto.

Tim mencermati sejumlah alternatif lahan. Pertimbangannya meliputi status dan pemanfaatan lahan milik PTPN, kawasan yang telah memiliki izin, sempadan pantai, kondisi topografi, serta keberadaan kawasan pertambangan.

Alternatif lokasi tersebut selanjutnya akan dipetakan dan di-overlay dengan hasil kajian tata ruang serta rencana pengembangan kawasan. Hasilnya menjadi bahan untuk menentukan pilihan lokasi yang sesuai dengan karakteristik dan arah pengembangan Teluk Nipah.

Selain lokasi, tim membahas penyusunan masterplan secara menyeluruh. Pembangunan nantinya dapat dilaksanakan secara bertahap, tetapi arah pengembangan kawasan secara keseluruhan perlu dirancang sejak awal dalam satu kerangka yang terintegrasi.

Aspek konektivitas juga masuk dalam kajian. Di antaranya akses menuju kawasan, kebutuhan jaringan jalan, keterhubungan dengan jalan utama, serta kemungkinan dukungan akses untuk kegiatan pengembangan dan mobilisasi material.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari penajaman data dan persepsi sebelum kajian serta masterplan pengembangan Teluk Nipah dilanjutkan.

Hasil verifikasi lapangan akan menjadi bahan penajaman kajian dan penyusunan rencana pengembangan Kawasan Teluk Nipah.

Dalam rapat tersebut hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Kepala Bappeda, Kepala Brida, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas PMPPTSP, serta Kepala Kantor BPN Lampung Selatan.

Dari Kemenko Pangan hadir M. Mawardi selaku Asisten Deputi Sistem Distribusi Pangan, Yenung Secasari selaku Analis Kebijakan Ahli Madya, dan Nur Fajriani Falah selaku Analis Kebijakan Ahli Muda.(kominfo/bs)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)