08117992581

Gandeng LPAI, SMAN 4 Metro Gelar Sosialisasi Cegah Perundungan Terhadap Siswa

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - SMAN 4 Metro menggelar projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan tema "Hentikan Perundungan, Tetap Asyik Tanpa Mengusik" di Gedung Serba Guna (GSG), Rabu (25/10/2023).

Kepala Sekolah SMAN 4 Metro, Ni Made Noviani mengatakan, giat tersebut merupakan bagian dari projek dari 7 tema yang harus diambil.


"Jadi untuk kelas sepuluh ini sudah projek kedua profil pelajar Pencasila yang memuat tentang bullying, agar dapat bersinergi dengan materi-materi lain untuk ditampilkan ditanggal delapan," ujarnya.

Ia menuturkan, tahun 2023 sedang marak-maraknya kasus bullying.

"Alhamdulillah di SMAN 4 Metro sampai saat ini tidak ada kasus bullying," ucapnya.


Made menjelaskan, sebelum dilaksanakan kegiatan tersebut pihaknya telah melakukan pembinaan serta sosialisasi terhadap siswa dalam mencegah perundungan.

"Terkait kesalahan-kesalahan bapak ibu guru kan sudah bersosialisasi terhadap siswa supaya meminimalisir kejadian-kejadian jangan sampai kejadian yang kecil menjadi besar," tuturnya.

"Anak-anak itu tidak hanya pintar otaknya, paling tidak mereka ini karakternya, jiwanya itu terbentuk dengan baik, salah satunya juga dengan menerapkan 5S senyum, sapa, salam, sopan, santun yang wajib diterapkan setiap hari, mudah-mudahan dari kegiatan ini mereka paham bahwa bullying itu memang sesuatu hal yang harus dihindari," kata Kepala Sekolah SMAN 4 Metro.


Hal senada disampaikan narasumber kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila, Gatot Subroto, terkait jenis-jenis bullying dan dampak bullying.

"Sehingga harapan kami siswa itu nanti bisa mengetahui dan sadar bahwa bullying itu tidak dibenarkan," tuturnya.

Gatot menjelaskan, bahwa dalam bullying siswa bisa menjadi pelopor dan pelapor.

"Untuk di kalangan teman-temannya sehingga ketika melihat kawan-kawannya dibully harus berani melaporkan pada gurunya atau kepada lembaga-lembaga yang melindungi terkait hak-hak anak," jelasnya.

Pihaknya memaparkan, giat tersebut bertujuan agar siswa-siswi SMAN 4 Metro mengetahui ada dampak hukum dalam bullying. 

"Sehingga bisa melakukan pelaporan sampai ke ranah hukum kalau memang itu tidak bisa cepat diselesaikan dan ada tindak pidananya," imbuhnya.

Gatot berharap, nantinya akan ada program-program edukasi terkait dengan pencegahan.

"Tujuannya apa supaya meminimalisir kejadian-kejadian bullying yang akan terjadi di sekolah," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)