08117992581

Dinas PPPAPPKB Kota Metro Gelar Rakor Gugus Tugas KLA Tahun 2023

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA PP dan KB) Kota Metro menggelar rapat koordinasi gugus tugas Kota Layak Anak (KLA) tahun 2023 di Operation Room (OR) Pemerintah Kota Metro dalam rangka penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) KLA Kota Metro tahun 2024-2029, Selasa (14/11/2023).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Metro, Wahyuningsih mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka menyusun Rencana Aksi Daerah yang harus dipenuhi pengisian borang Kota Layak Anak (KLA).


"Kita akan membuat RAD di tahun 2020 sampai 2024, kemudian nanti di tahun 2024 akhir kita akan membuat RAD Kota Layak Anak Kota Metro tahun 2025," ujarnya.

Ia menuturkan, kegiatan serupa adalah kompilasi dari seluruh OPD, sesuai dengan pengisian borang yang ada di 5 kluster dan 24 indikator. 

"Tentunya kita akan menarik apa-apa kegiatan yang bisa untuk mengisi borang KLA, jadi dalam persiapannya ini untuk Kota Layak Anak di tahun 2024," tuturnya.

"Semoga dengan pertemuan hari ini semua OPD sudah mengetahui dan sadar bahwa pemenuhan hak anak itu bukan hanya tanggung jawab Dinas PPPA, dan ternyata setelah dirinci itu banyak sekali semua OPD berperan," imbuhnya.

Pihaknya berharap kegiatan tersebut segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait agar dalam penginputan data Dinas PPPA PP dan KB Kota Metro diberikan kemudahan dalam pencapaiannya.

"Kegiatan ini bukan hanya tugas dari tim gugus tugas KLA Dinas PPPA PP KB saja, setelah kita bedah semua OPD ikut terlibat tentang apa yang telah mereka lakukan, regulasi apa yang mereka sudah adakan dan itulah nanti yang harus kita upload di borang KLA," kata Kadis PPPA Metro.

"Jadi ini sebagai upaya untuk percepatan kita dalam mengkompilasi data-data yang nanti akan kita teruskan," sambungnya.


Hal senada juga disampaikan Pendamping Kota Layak Anak Provinsi Lampung, Prof. Dr  Sowiyah, M.Pd. menyampaikan, kegiatan tersebut seperti evaluasi rencana aksi kedepan untuk melihat realita kekurangan yang kemarin akan dibuat.

"Jadi tadi per klaster sudah dibahas, OPD sudah jelas apa yang perlu dibuat dan itu segera dipenuhi, karena itu untuk kita naik ketegori jadi KLA," paparnya.

Sowiyah menjelaskan, jika sudah berkolaborasi semua OPD pada kegiatan tersebut sangat mempermudah kerjaan dari Dinas PPPA.

"Bahwa untuk Kota Layak Anak ini leding sektor memang di Dinas PPPA PP KB, tetapi untuk kerjaan semua OPD harus mempunyai program-program untuk anak," terangnya.

"Saya ingin predikat kita naik, dan untuk kegiatan evaluasi seperti ini tidak hanya saat ini saja nanti ada FGD dan ada lagi penguatan-penguatan setiap klaster kita evaluasi, misal klaster ini OPD mana saja nanti kita dampingi," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)