Jakarta, A1BOS.COM - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) menggelar Training For Master Mentor (TFMM), yaitu training untuk Master Mentor Nasional yang diselenggarakan selama 2 hari, Sabtu-Minggu, tanggal 28-29 Oktober 2023 di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.
Ketua Panitia TFMM, Dedy Syandera Putera menyebutkan, TFMM adalah training untuk Master Mentor Nasional Komunitas Pengusaha TDA.
"Para Master Mentor nantinya akan menjadi koordinator penyelenggaraan Training For Mentor di 29 TDA Wilayah se-Indonesia yang akan menciptakan ratusan bahkan ribuan para mentor bisnis," jelas Dedy yang juga Direktur Edukasi Bisnis Level Foundation di Komunitas Pengusaha TDA.

Tampak hadir sebagai narasumber dalam kegiatan TFMM tersebut, Presiden TDA 3.0, Fauzi Rachmanto, Presiden TDA 4.0, Mustofa Romdloni, Presiden TDA 8.0, Eko Desri, VP Edukasi & Kolaborasi Bisnis, Deny Rifai, VP Keuangan, Bisnis & Kerjasama, Hernawan Adi, Mentor Senior TDA, Dwi Handaya, Direktur Edukasi Bisnis Level Foundation, Dedy Syandera Putera, Direktur Edukasi Bisnis Level Growth, Nurul Anjar Pratiwi dan Direktur Edukasi Bisnis Level Corporate, Ridwan Darussalam.
Sementara itu, Deny Rifai selaku VP Edukasi & Kolaborasi Bisnis mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan TFMM tersebut adalah untuk membekali para Master Mentor untuk dapat merencanakan dan menyelenggarakan kegiatan TFM Wilayah.
"Dengan adanya TFMM ini akan menjelaskan dan memberikan pemahaman kepada para Master Mentor mengenai strategi edukasi bisnis To The Next Level, peran dan tugas Master Mentor dan Mentor, kegiatan Workshop Edubis (9WS, GWS, CWS, Road to MTJ/MTP/MTI), kegiatan Mentoring Bisnis (KMB, GMB, CMB, Master Mind) maupun Forum Mentor," papar Pakde, panggilan akrab Deny Rifai dikalangan member TDA.

Kesan positif juga diungkapkan dari peserta TFMM, dr. Adnanto Wiweko, Pengurus TDA Mataram yang juga Ketua Klub Bisnis Kesehatan TDA.
"Training For Master Mentor ini secara umum sangat keren, karena materi yang akan diteruskan ke rekan-rekan Mentor di bawah sudah sangat lengkap. Ibarat buku, sudah disiapkan buku panduan, tinggal menyesuaikan contoh kasus dengan audiens nanti. Flownya juga asyik, materi banyak tapi masih tidak terlalu buru-buru," ucapnya.
Tak mau ketinggalan, Refki Riyantori, Ketua Wilayah Sumbar dan Riau juga mengungkapkan kesan positif dari kegiatan TFMM tersebut.
"TFMM merupakan bentuk keseriusan Komunitas Pengusaha TDA, sebagai sebuah organisasi dalam meningkatkan kemampuan para anggotanya dengan pendekatan praktis dan disusun secara terstruktur akan mendatangkan kemudahan bagi Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah untuk mendeliver development program ini bagi setiap anggota TDA di semua daerah. Terimakasih BOD dan semua tim yang telah merancang dan mengeksekusi program ini," pungkasnya. (Red)
Tulis Komentar