08117992581

Bazar UMKM di Metro Dikemas Beda, 45 Anak TK Ikut Lomba Mendongeng

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kegiatan lomba cerita. foto/kominfo

Kota Metro, A1BOS.COM - Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia di Kota Metro, Lampung, Jumat (18/9/2026), tidak sekadar menjadi tempat masyarakat membeli makanan dan produk UMKM. Puluhan anak taman kanak-kanak (TK) juga hadir untuk belajar bercerita dan berani tampil di depan orang lain.

Sebanyak 45 anak TK se-Kota Metro mengikuti lomba mendongeng yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Di saat yang sama, 27 pelaku UMKM ikut menawarkan berbagai produk kepada masyarakat.

Perpaduan kegiatan ekonomi dan literasi itu membuat bazar yang digelar di halaman Dinas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan Kota Metro tersebut memiliki fungsi yang lebih luas. Masyarakat tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menyaksikan aktivitas anak-anak.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Eni Sumiyati Bambang mengatakan, kegiatan seperti itu penting untuk mengenalkan literasi kepada anak sejak dini. Menurut dia, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis.

“Literasi sejak dini bukan hanya tentang membaca dan menulis. Literasi juga mengajarkan anak agar mampu berkomunikasi, bercerita, dan menyampaikan apa yang dipikirkannya. Dengan kegiatan yang menyenangkan, kita dapat menumbuhkan kepercayaan diri anak,” katanya.

Bukan Sekadar Tempat Jajan

Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia digelar secara rutin dua minggu sekali. Kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

Eni berharap kegiatan rutin itu dapat membantu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan memperluas jangkauan konsumen.

Namun, kegiatan kali ini tidak berhenti pada aktivitas jual beli. Anak-anak mendapat ruang untuk berinteraksi dan menunjukkan kemampuan mereka melalui lomba mendongeng.

Sebanyak 45 peserta dari TK se-Kota Metro mengikuti lomba tersebut. Penilaian dilakukan oleh dewan juri, salah satunya dari Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Metro.

Anak Diajak Berani Tampil

Bagi Eni, keberanian anak untuk tampil menjadi bagian penting dari proses literasi. Karena itu, dia meminta anak-anak tidak takut salah ketika bercerita di depan orang lain.

“Jangan takut salah, jangan takut lupa, dan jangan takut tampil. Menang adalah bonus, tetapi keberanian untuk tampil adalah sebuah prestasi,” pesannya.

Dia juga berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan. Salah satunya dengan membuat lomba mendongeng yang melibatkan para ibu.

Menurut Eni, keterlibatan orang tua dalam kegiatan membaca, bercerita, dan berkomunikasi dengan anak dapat membangun kedekatan. Pada saat yang sama, aktivitas tersebut bisa membantu menumbuhkan minat anak terhadap literasi.

Literasi Dimulai dari Keluarga

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengenalan literasi kepada anak bisa dilakukan melalui aktivitas yang sederhana dan menyenangkan.

Di tengah kegiatan bazar, anak-anak mendapat kesempatan untuk belajar berbicara di depan umum. Orang tua dan masyarakat juga bisa ikut menyaksikan sekaligus mendukung keberanian mereka.

Sementara bagi pelaku UMKM, kegiatan tersebut tetap memberikan ruang untuk memperkenalkan dan menjual produk kepada masyarakat.

Kolaborasi pemerintah daerah, pelaku UMKM, pendidik, orang tua, dan masyarakat itu diharapkan membuat Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia tidak hanya menjadi agenda jual beli.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bertemu, belajar, dan berinteraksi. UMKM mendapat pasar, sementara anak-anak mendapat kesempatan belajar berani bercerita sejak dini.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)