08117992581

Banyak Korban Berjatuhan, Diduga Tergelincir Tetesan Solar Dari Sebuah Truk

$rows[judul]

Lampung Timur, A1BOS.COM - Terjadi tumpahan solar yang diduga berasal dari sebuah truk bermuatan tetes tebu (molase) dengan plat nomor BE 8655 QU yang dikemudikan oleh Yanto di sepanjang Jalan Bumi Nabung Udik, Kecamatan Sukadana hingga sampai ke Raja Basa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Selasa (10/09/2024).

Terkait kejadian solar yang tumpah ke badan jalan tersebut mengakibatkan korban, salah satunya Syarif, warga Tulang Bawang menceritakan bahwa mobil truk bermuatan tetes tebu tersebut berjalan di depan nya ada tumpahan solar dari bawah truk, tapi sopir tidak menyadari setelah ada korban yang jatuh.

"Sebelumnya saya mengejar mobil itu, sayabkasih tahu kalo di sepanjang jalan ada solar yang tumpah ke badan jalan sehingga Pak Yanto sopir truk itu berhenti. Setelah beliau tahu banyak korban berjatuhan di belakang mobilnya, sehingga sopir tersebut panik karena banyak yang memarahinya," jelas Syarif.


Sementara itu sopir truk tersebut menyatakan bahwa dia tidak tahu kalau ada solar tumpah ke jalan raya, yang mengakibatkan banyak korban. Menurut Pak Yanto yang memberitahunya kalau solarnya tumpah ke jalan adalah mobil Damkar dari Lampung Timur yang berpapasan dengan dia.

Korban yang bernama Arif warga Surabaya Udik, Kecamatan Sukadana mengalami luka-luka pada kakinya dan motornya rusak parah akibat rem tidak kuat menahan licinnya jalan akibat tumpahan solar. Lalu dikataln korban Andika, salah satu satpam juga menjadi korban laka lantas pagi itu. Lebih lanjut menurut Iqbal yang juga salah satu korban menyatakan banyak korban yang tidak mau melaporkan kejadian atas tumpahnya solar ke jalan raya. Dan salah satu korban lainnya, Sigit warga Bandarjaya juga terkena imbas dari tumpahan solar yang ada di jalan tersebut.

Di tempat terpisah, Ketua KWRI Lampung Timur, Wawan Subing mendatanggi Kapolpos Pelangkawati  dikarenakan anggotanya terjatuh akibat kejadian tersebut. Sampai di Kapolpos dirinya bertemu dengan Ketua Grib Jaya Lampung Timur, Gustam Heri, setelah bermusyawarah atas kejadian tersebut, disepakati itu bukan satu kesengajaan.

"Maka untuk itu kami sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan. Atas kejadian tersebut agar pengendara mobil atau motor lebih kontrol dalam kendaraannya masing-masing agar tidak ada kejadian untuk seperti ini lagi," ujar Wawan.

Pihak korban yang ada di TKP telah dibawa ke puskesmas terdekat yang didampingi anggota Kapolpos, Ipda Budiono, sedangkan mobil truk yang membawa molase dibawa ke kantor Kapolpos Lantas Plangkawati, Labuhan Ratu 7.

"Sopir yang memuat 18 ton molase tersebut rencananya akan disetorkan ke PT NTF di Desa Rajabasa Lama 1, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, sementara mobil truk yang dibawanya adalah milik PT ABS Transport Natar, Kabupaten Lampung Selatan. (Agus H)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)