08117992581

5 Anime November 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Ada Manusia yang Berubah Jadi Tanaman

$rows[judul] Keterangan Gambar : ilustrasi/imdb

Kota Metro, A1BOS.COM - November 2026 menjadi bulan menarik bagi penggemar anime. Sejumlah judul baru hadir dengan premis cerita yang tidak biasa.

Mulai dari permainan virtual yang mengancam kehidupan nyata, manusia yang harus berubah menjadi tanaman demi menghasilkan oksigen, hingga kisah penyihir yang digarap studio di balik Demon Slayer.

Tidak semuanya menawarkan petualangan fantasi dengan pertarungan spektakuler. Beberapa justru mengangkat persoalan yang lebih gelap, seperti ketimpangan sosial, trauma masa kecil, dan perjuangan manusia bertahan hidup.

Ada pula film anime antologi yang menyatukan tiga cerita berbeda dalam satu layar. Keberagaman inilah yang membuat November layak menjadi bulan yang dinantikan penggemar anime.

Berikut lima anime November 2026 yang menarik masuk watchlist, lengkap dengan alasan mengapa masing-masing layak mendapat perhatian.

1. Devils’ Crest: Ketika Dunia Game Mulai Mengancam Kehidupan Nyata

Penggemar Sword Art Online mungkin sudah tidak asing dengan nama Reki Kawahara. Penulis tersebut kembali menghadirkan cerita tentang dunia permainan virtual melalui anime Devils’ Crest.

Namun, kali ini persoalannya bukan sekadar pemain yang terjebak dalam permainan. Ceritanya membawa konsep mixed reality (MR), ketika batas antara dunia virtual dan kenyataan mulai menghilang.

Kisahnya mengikuti Ashihara Yuma, seorang siswa yang mengikuti pengujian permainan VRMMORPG bernama Actual Magic. Bersama saudara kembarnya, Sawa, serta teman-temannya, Yuma menjelajahi dunia virtual dan menyelesaikan pertarungan melawan bos.

Awalnya, pengujian tersebut berjalan normal. Mereka bahkan berhasil menyelesaikan misi yang diberikan. Namun, sesuatu yang tidak terduga terjadi ketika permainan seharusnya berakhir.

Dunia virtual mulai bersinggungan dengan kehidupan nyata. Situasi semakin berbahaya ketika karakter dan makhluk dari permainan muncul dalam realitas mereka.

Daya tarik Devils’ Crest terletak pada perpaduan aksi, fiksi ilmiah, dan thriller. Anime ini cocok bagi penonton yang menyukai cerita tentang teknologi, permainan virtual, dan perjuangan bertahan hidup.

Produksi animasinya ditangani Production I.G, studio yang juga dikenal melalui Ghost in the Shell dan Haikyuu!!.

Devils’ Crest dijadwalkan tayang secara global melalui Prime Video pada 6 November 2026. Lagu pembukanya dibawakan Ado dengan judul Shinka.

2. Fool Night: Manusia Harus Berubah Menjadi Tanaman demi Bertahan Hidup

Bagaimana jika manusia harus mengorbankan tubuhnya sendiri demi menyediakan oksigen untuk kelangsungan hidup umat manusia?

Premis tidak biasa tersebut menjadi daya tarik utama Fool Night. Anime ini membawa penonton ke masa depan yang suram, ketika bumi mengalami krisis lingkungan dan manusia harus mencari cara baru untuk bertahan hidup.

Dalam cerita tersebut, bumi telah tertutup awan tebal selama sekitar satu abad. Sinar matahari sulit menembus permukaan planet. Tanaman semakin sulit tumbuh, sementara persediaan oksigen terus menipis.

Manusia kemudian mengembangkan teknologi bernama Transfloration atau Tenka. Teknologi ini memungkinkan tubuh manusia yang mendekati ajal ditanami benih hingga berubah menjadi tanaman penghasil oksigen.

Proses tersebut menjadi salah satu cara manusia mempertahankan kelangsungan hidup.

Cerita berpusat pada Toshiro Kamiya, seorang pemuda yang hidup dalam kesulitan ekonomi. Dia harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai pengobatan ibunya.

Di tengah tekanan hidup, Toshiro mulai mempertimbangkan untuk menjalani Transfloration. Keputusan tersebut bukan perkara sederhana karena dia harus mengorbankan kehidupan sebagai manusia.

Di sinilah Fool Night menawarkan konflik yang lebih dalam. Teknologi yang seharusnya menyelamatkan umat manusia justru menghadirkan pertanyaan tentang nilai kehidupan, pengorbanan, dan ketimpangan sosial.

Anime ini diadaptasi dari manga karya Kasumi Yasuda. Produksinya menjadi kolaborasi pertama Sunrise dan SHAFT, dua studio yang memiliki rekam jejak panjang dalam industri anime.

Fool Night dijadwalkan tayang secara global melalui Netflix pada 26 November 2026. Seluruh episode akan dirilis sekaligus.

Dari lima judul dalam daftar ini, Fool Night tampak paling menonjol dari sisi premis. Kolaborasi Sunrise dan SHAFT ini menggabungkan distopia, drama sosial, dan unsur body horror melalui teknologi yang mengubah manusia menjadi tanaman penghasil oksigen.

Bagi penggemar cerita futuristik dengan persoalan kemanusiaan yang kompleks, Fool Night layak menjadi prioritas.

3. Witch on the Holy Night: Film Anime Ufotable dengan Dunia Sihir yang Misterius

Nama ufotable menjadi salah satu alasan untuk menantikan Witch on the Holy Night.

Studio yang dikenal melalui Demon Slayer dan Fate/stay night: Heaven’s Feel tersebut kembali menghadirkan film anime dengan latar dunia sihir.

Ceritanya mengikuti Aoko Aozaki, seorang gadis yang menjalani kehidupan sebagai siswi SMA. Namun, di balik kesehariannya, Aoko merupakan penyihir yang masih mempelajari kemampuan sihirnya.

Dia tinggal bersama Alice Kuonji, seorang penyihir yang juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Aoko.

Kehidupan keduanya mulai berubah setelah bertemu Soujuurou Shizuki, seorang pemuda yang datang dari daerah pegunungan menuju kota.

Pertemuan tiga karakter dengan latar belakang berbeda tersebut menjadi awal dari berbagai peristiwa yang membawa mereka ke dalam dunia sihir dan konflik supernatural.

Witch on the Holy Night diadaptasi dari novel visual karya Kinoko Nasu dan TYPE-MOON yang dirilis pada 2012.

Salah satu daya tariknya adalah pembangunan dunia fantasi yang detail. Apalagi, keterlibatan ufotable memberikan ekspektasi tersendiri terhadap kualitas animasi, penggambaran sihir, serta koreografi adegan aksi.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Jepang mulai 20 November 2026. Sementara perilisan internasional direncanakan menyusul pada Januari 2027 melalui Crunchyroll.

Bagi penggemar Fate dan karya-karya TYPE-MOON, film ini menjadi salah satu tontonan yang patut masuk daftar prioritas.

4. GROTESQQQUE: Film Antologi CloverWorks dengan Tiga Cerita Berbeda

Jika biasanya film anime menawarkan satu cerita utama, GROTESQQQUE mengambil pendekatan berbeda.

Film orisinal produksi CloverWorks ini hadir dalam format antologi yang menyatukan tiga episode dengan karakter dan pendekatan cerita berbeda.

Ketiga bagian tersebut berjudul Elians, Yoro Shiku★Shoujo, dan Nocturne: In This Grotesque Night.

Masing-masing mengangkat dunia dan karakter yang tidak sama. Ada cerita tentang makhluk luar angkasa, gadis dengan nuansa gyaru, hingga kisah vampir.

Film ini disutradarai Atsushi Nishigori, sosok yang dikenal melalui THE IDOLM@STER dan DARLING in the FRANXX.

Alih-alih mengikuti formula cerita yang mudah ditebak, GROTESQQQUE memberikan ruang bagi Nishigori untuk mengeksplorasi gagasan, visual, dan musik dalam tiga episode yang saling melengkapi.

Konsep antologi membuat film ini menarik bagi penonton yang menyukai cerita eksperimental. Setiap bagian menawarkan pengalaman berbeda sehingga penonton tidak hanya disuguhi satu pola penceritaan.

GROTESQQQUE dijadwalkan tayang di bioskop Jepang pada 6 November 2026.

Menariknya, film ini bukan sekadar proyek adaptasi manga atau novel. GROTESQQQUE merupakan karya animasi orisinal yang mempertemukan kreativitas sutradara dengan kemampuan produksi CloverWorks.

Bagi penonton yang ingin mencoba sesuatu di luar anime dengan formula cerita konvensional, film ini layak diperhatikan.

5. Takopi’s Original Sin: Alien Lucu dengan Kisah Trauma Masa Kecil

Penampilan karakter yang menggemaskan tidak selalu menjamin cerita yang ringan. Takopi’s Original Sin menjadi salah satu contoh paling menarik.

Serial ini sebelumnya dikenal melalui kisah Takopi, alien kecil dari Planet Happy yang datang ke bumi dengan misi menyebarkan kebahagiaan.

Di bumi, Takopi bertemu seorang anak perempuan bernama Shizuka. Namun, dia segera menyadari bahwa kehidupan anak tersebut jauh dari kata bahagia.

Shizuka menghadapi persoalan keluarga, perundungan, kesepian, dan tekanan emosional yang sulit dipahami oleh makhluk dari planet lain.

Takopi kemudian berusaha membantu Shizuka dengan berbagai kemampuan yang dimilikinya. Sayangnya, niat baik tidak selalu menghasilkan sesuatu yang diharapkan.

Kontras antara penampilan Takopi yang lucu dan persoalan berat yang diangkat menjadi kekuatan utama cerita ini.

Takopi’s Original Sin bukan sekadar anime tentang persahabatan manusia dan alien. Ceritanya menyentuh tema trauma masa kecil, kekerasan emosional, dan dampak lingkungan terhadap kehidupan anak-anak.

Pada November 2026, kisah tersebut kembali hadir melalui film Takopi’s Original Sin: Thank You, See You Tomorrow.

Film ini mengemas ulang enam episode serial anime sebelumnya untuk layar lebar dengan tambahan sejumlah adegan baru.

Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Jepang pada 27 November 2026.

Bagi penonton yang sudah mengikuti serialnya, film ini menjadi kesempatan untuk kembali menyaksikan perjalanan Takopi dan Shizuka dengan pengalaman berbeda.

Namun, penonton baru perlu bersiap. Di balik karakter alien yang menggemaskan, terdapat drama emosional dengan tema yang cukup berat.

Mana yang Paling Layak Masuk Watchlist?

Lima anime tersebut menawarkan pengalaman menonton yang berbeda. Tidak semuanya mengandalkan pertarungan atau petualangan fantasi. Justru beberapa judul memiliki kekuatan pada konsep cerita dan persoalan yang diangkat.

Devils’ Crest cocok bagi penggemar aksi fiksi ilmiah dengan tema permainan virtual. Fool Night menawarkan distopia dengan kritik sosial dan unsur body horror. Sementara itu, Witch on the Holy Night menjadi pilihan bagi penonton yang menyukai dunia sihir dan kualitas animasi produksi ufotable.

GROTESQQQUE menarik bagi mereka yang menyukai film antologi dan eksperimen naratif. Adapun Takopi’s Original Sin lebih cocok untuk penonton yang siap menghadapi drama emosional tentang trauma dan kesepian.

Dari kelima judul tersebut, Fool Night tampak paling menonjol dari sisi premis. Gagasan manusia berubah menjadi tanaman demi menghasilkan oksigen bukan hanya menawarkan konsep fiksi ilmiah yang unik, tetapi juga membuka ruang pembahasan tentang masa depan lingkungan dan nilai kehidupan.

Namun, bagi penggemar anime dengan visual berkualitas tinggi, Witch on the Holy Night juga patut mendapat perhatian.

Perlu dicatat, tanggal penayangan di atas sebagian merupakan jadwal bioskop Jepang. Jadwal tersebut tidak otomatis berlaku untuk Indonesia. Penggemar perlu menunggu pengumuman distributor atau platform streaming terkait ketersediaan masing-masing judul di Tanah Air.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)