08117992581

4 Universitas dengan Jurusan Arsitektur Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

$rows[judul] Keterangan Gambar : Ilustrasi dibuat degan bantuan AI.

KotaMetro, A1BOS.COM - Sejumlah perguruan tinggi Indonesia masuk dalam pemeringkatan dunia untuk bidang arsitektur. Institut Teknologi Bandung (ITB) menempati posisi tertinggi di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026.

Pemeringkatan yang dirilis lembaga pemeringkatan pendidikan tinggi global Quacquarelli Symonds (QS) pada 25 Maret 2026 tersebut mencakup bidang Architecture & Built Environment atau Arsitektur dan Lingkungan Binaan.

Bidang ini tidak hanya berkaitan dengan desain bangunan, tetapi juga mencakup lingkungan binaan dan berbagai aspek keilmuan yang berhubungan dengan arsitektur.

Berdasarkan data QS WUR by Subject 2026, terdapat empat perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam kategori tersebut. Keempatnya adalah ITB, Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).  

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Institut Teknologi Bandung menjadi perguruan tinggi Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam bidang Architecture & Built Environment versi QS WUR 2026.

ITB menempati kelompok peringkat 101–150 dunia. Posisi tersebut meningkat dibandingkan edisi 2025, ketika ITB berada pada kelompok peringkat 151–200 dunia.  

ITB memiliki program studi Arsitektur yang berada di bawah Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK).

Bidang keilmuan arsitektur di ITB berkaitan dengan perancangan bangunan, teori dan sejarah arsitektur, teknologi bangunan, serta hubungan antara ruang, manusia, dan lingkungan.

Peringkat tersebut menjadikan ITB salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan calon mahasiswa yang ingin mendalami ilmu arsitektur di Indonesia.

2. Universitas Indonesia (UI)

Universitas Indonesia menempati posisi berikutnya bersama ITS dalam pemeringkatan bidang Architecture & Built Environment versi QS WUR 2026.

UI berada pada kelompok peringkat 151–200 dunia. Capaian ini menunjukkan bahwa bidang arsitektur UI memiliki posisi dalam persaingan akademik internasional.  

Program studi Arsitektur UI berada di lingkungan Fakultas Teknik. Mahasiswa mempelajari berbagai aspek perancangan bangunan, mulai dari konsep desain, fungsi ruang, estetika, hingga hubungan bangunan dengan lingkungan sekitarnya.

Pembelajaran arsitektur juga berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kawasan perkotaan.

Bagi calon mahasiswa, UI dapat menjadi salah satu alternatif untuk menempuh pendidikan arsitektur dengan mempertimbangkan kurikulum, fasilitas, lingkungan akademik, dan peluang pengembangan karier.

3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya juga masuk dalam kelompok perguruan tinggi Indonesia yang tercatat dalam pemeringkatan Architecture & Built Environment versi QS WUR 2026.

ITS berada pada kelompok peringkat 151–200 dunia, bersama UI.  

Program studi Arsitektur ITS berada di lingkungan Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian.

Pendidikan arsitektur di ITS berkaitan dengan proses perancangan bangunan dan ruang, pengembangan konsep desain, serta pemahaman terhadap kebutuhan pengguna dan kondisi lingkungan.

Sebagai perguruan tinggi yang berlokasi di Surabaya, ITS juga menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan arsitektur di kawasan Jawa Timur.

Selain mempertimbangkan peringkat internasional, calon mahasiswa perlu mempelajari kurikulum, fasilitas studio, kesempatan mengikuti proyek, dan pengalaman belajar yang ditawarkan program studi.

4. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Universitas Gadjah Mada menjadi perguruan tinggi Indonesia berikutnya yang masuk pemeringkatan Architecture & Built Environment versi QS WUR 2026.

UGM menempati kelompok peringkat 201–260 dunia. Posisi tersebut tercantum dalam informasi resmi pemeringkatan QS WUR by Subject 2026 yang dipublikasikan UGM.  

Program studi Arsitektur UGM berada di lingkungan Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik.

Pendidikan arsitektur mencakup perancangan bangunan dan ruang, pemahaman terhadap lingkungan binaan, serta kajian mengenai hubungan antara manusia, bangunan, dan kawasan.

Yogyakarta juga menjadi lingkungan belajar yang menarik bagi mahasiswa arsitektur karena memiliki beragam karakter kawasan, bangunan bersejarah, dan perkembangan lingkungan perkotaan.

Calon mahasiswa dapat menjadikan UGM sebagai salah satu pilihan dengan tetap mempertimbangkan kesesuaian kurikulum dan minat akademik.

Apa Itu Pemeringkatan Architecture & Built Environment QS?

QS World University Rankings by Subject merupakan pemeringkatan perguruan tinggi berdasarkan bidang ilmu tertentu. Pemeringkatan ini berbeda dari QS World University Rankings yang menilai universitas secara keseluruhan.

Untuk kategori Architecture & Built Environment, QS mempertimbangkan sejumlah indikator yang berkaitan dengan reputasi akademik, reputasi di kalangan pemberi kerja, serta dampak penelitian.

Hasilnya digunakan untuk menggambarkan posisi perguruan tinggi dalam bidang keilmuan tersebut di tingkat internasional. Namun, peringkat bukan satu-satunya tolok ukur untuk menentukan kualitas program studi atau kesesuaian kampus bagi calon mahasiswa.  

Pertimbangan Memilih Jurusan Arsitektur

Selain melihat peringkat QS, calon mahasiswa perlu memperhatikan beberapa aspek sebelum menentukan pilihan kampus.

Pertama, akreditasi program studi. Informasi ini penting untuk mengetahui status pengakuan mutu program pendidikan yang dituju.

Kedua, kurikulum dan fasilitas pembelajaran. Pendidikan arsitektur membutuhkan kegiatan perancangan, pengerjaan tugas studio, pemahaman teknologi bangunan, serta kemampuan mengembangkan konsep desain.

Ketiga, kesempatan mengikuti penelitian, kompetisi, magang, dan proyek kolaborasi. Pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa memahami penerapan ilmu arsitektur di dunia kerja.

Keempat, biaya pendidikan dan lokasi kampus. Kedua faktor ini perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial serta kebutuhan masing-masing calon mahasiswa.

Dengan mempertimbangkan aspek tersebut, calon mahasiswa dapat memilih program studi yang sesuai dengan tujuan pendidikan dan rencana kariernya.

Kesimpulan

Berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026, ITB menempati posisi tertinggi di Indonesia untuk kategori Architecture & Built Environment, disusul UI dan ITS yang berada pada kelompok peringkat 151–200 dunia. UGM menempati kelompok peringkat 201–260 dunia.

Keempat perguruan tinggi tersebut dapat menjadi referensi bagi calon mahasiswa yang ingin mempelajari arsitektur. Meski demikian, keputusan memilih kampus sebaiknya tidak hanya didasarkan pada peringkat internasional, tetapi juga pada akreditasi, kurikulum, fasilitas, dan kebutuhan calon mahasiswa.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)