08117992581

17 Balita Terindikasi Stunting, Kades Sidodadi Ajak Warga Rajin Ke Posyandu

$rows[judul]

Lampung Timur, A1BOS.COM - Kepala Desa Sidodadi, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur memberikan tanggapan tentang adanya indikasi penyakit stunting yang dialami sejumlah balita di desanya, Sabtu (08/06/2024).

Tanggapan tersebut disampaikan Kepala Desa Sidodadi disaat launching kegiatan gerakan intervensi serentak dalam rangka pencegahan stunting UPTD Puskesmas Pekalongan.

Dikatakan Kepala Desa Sidodadi, Agus Sarwoko, tahun 2025 Desa Sidodadi akan menjadi lokus stunting di Kecamatan Pekalongan 

"Ada sekitar 17 balita yang terindikasi stunting. Mudah-mudahan di tahun 2026 sudah enggak ada lagi," ujarnya.

Dirinya menyampaikan, indikasi penyakit stunting yang dialami sejumlah balita tersebut diperkirakan karena kekurangan gizi atau bawaan dari gen.

"Itu dari 17 ada 7 indikasi itu tahun depan itu sudah enggak masuk balita lagi karena umurnya udah lebih dari 2 tahun, makanya diantisipasi dari sekarang yang stunting dan ibu hamil mari sering-seringlah ke Posyandu minimal 1 bulan sekali pemeriksaan dini," terangnya.

"Saya berpesan untuk warga Sidodadi jangan bosan-bosan datang ke Posyandu karena itu yang paling terdekat dengan warga, walaupun cuma kader tapi ilmunya Insya Allah sudah dibina dari Puskesmas," tuturnya.

Agus menambahkan, fasilitas Posyandu di Desa Sidodadi tentang pengadaan pendukung operasional sudah maksimal.

"Kalaupun permintaan apa gitu langsung kita adakan pengadaannya, jadi tidak menghambat. Intinya itu kita pengabdian mudah-mudahan bisa manfaat warga sehat semua dan balita untuk generasi kedepan bisa sehat semua tidak ada indikasi stunting lagi," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)