08117992581

Parenting Fase C SDN 7 Metro Utara, Bahas Peran Orang Tua Dalam Motivasi Belajar dan Prestasi Anak

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - UPTD SD Negeri 7 Metro Utara menggelar parenting fase C dengan tema Peran Orang Tua Dalam Pemanfaatan Teknologi Digital Terhadap Motivasi Belajar dan Prestasi Peserta Didik, bertempat di aula sekolah setempat, Sabtu (07/12/2024).

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Metro Utara, Susilowati mengatakan bahwa, sasaran parenting fase C ini untuk wali murid siswa kelas besar, yaitu kelas 5 dan 6. 


"Terhadap kegiatan belajar di sekolah tidak terlalu banyak masalah, mungkin kita lebih ditujukan kepada pembentukan karakter anak yang sudah mengenal lawan jenis, sehingga perhatian dari orang tua dan sekolah harus lebih ditingkatkan kembali, karena mereka sudah aktif menggunakan peralatan digital seperti android," ujarnya. 

Ia menuturkan, bahwa kegiatan parenting SDN 7 Metro Utara terdiri dari fase A, B, dan C. 


"Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangatlah penting, jadi komunikasi orang tua dengan Sekolah tetap berlanjut karena mereka ini adalah generasi penerus bangsa, terutama pada Generasi Indonesia Emas tahun 2045, harus siap menjalani tantangan kehidupan di era digitalisasi ini," kata Kepala Sekolah peraih penghargaan Adiwiyata tingkat nasional ini. 

Hal yang sama juga sampaikan narasumber kegiatan parenting dari pengurus Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Metro, Gatot Subroto, S.H., bahwa kegiatan parenting fase C guna membekali peran orang tua dalam memanfaatkan teknologi digital, untuk bisa memotivasi belajar anak sehingga anak bisa menjadi lebih berprestasi. 

"Banyak sekali kesalahan dari para orang tua, seperti tidak memperhatikan anaknya dalam proses belajar mengajar atau pendidikannya, karena mungkin faktor kesibukannya, mungkin karena kurang pengetahuannya, bahwa anak itu butuh didengarkan. Salah satu hak anak kita itu kan didengarkan keluh kesahnya, mendengarkan apa pendapat anak dan lain sebagainya, kemudian juga harus mengetahui apa kelebihannya. Nah disini kita terkadang sebagai orang tuanya sering cuek, sehingga potensi anak tersebut tidak tergali dan berkembang," papar Ketua Komisi Kajian dan Analisis Standar Pelayanan Hak Anak LPAI Kota Metro tersebut.


Lebih lanjut Gatot menjelaskan, dalam kesempatan ini dirinya memberikan pemaparan agar para orang tua paham dan sadar akan perannya dalam mendidik anak.

"Setelah pihak orang tua pemahaman, harus ditindaklanjuti, anak diajak ngobrol, didampingi saat belajar, mengontrol pemakaian gadgetnya, kemudian juga potensi anak harus dikembangkan sesuai minat dan bakatnya," ungkapnya. 

"Pesan saya kepada sekokah adalah dengarkan anak keluh kesah dan pendapat anak, ajak mereka untuk menulis keinginan dan harapan mereka terhadap orang tuanya maupun pada gurunya, sehingga orang tua dan guru tahu apa sih yang diinginkan anaknya. Terus yang kedua agar pihak sekolah ini lebih sering lagi nanti di tahun-tahun berikutnya bisa mengadakan kegiatan-kegiatan parenting seperti ini. Sehingga tujuannya dengan belajar parenting mereka bisa menerapkan ilmu parentingnya tadi untuk mendidik anaknya, agar kelak anak bisa berkembang baik secara karakternya maupun secara akademiknya, sehingga kedepannya anak ini menjadi anak yang hebat seperti yang diharapkan orang tuanya dan pastinya juga menjadi anak yang berguna bagi nusa bangsa dan agama," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)