Keterangan Gambar : Setiap genre punya daya tarik tersendiri. Pilih yang sesuai suasana hati kamu dan selamat menikmati dunia anime. ilustrasi
Kota Metro, A1BOS.COM – Baru mulai menonton anime? Jangan heran jika sering menemukan istilah seperti waifu, isekai, seiyuu, atau filler. Kata-kata itu hampir selalu muncul dalam percakapan para penggemar, baik di media sosial maupun forum anime.
Bagi penonton baru, istilah-istilah tersebut mungkin terdengar asing. Padahal, memahami artinya akan membuat Anda lebih mudah mengikuti jalan cerita, membaca ulasan, hingga berdiskusi dengan sesama pencinta anime.
Berikut 15 istilah anime yang paling sering digunakan dan wajib diketahui pemula.
Anime merupakan sebutan untuk animasi bergaya Jepang. Di berbagai negara, istilah ini digunakan khusus untuk membedakan animasi asal Jepang dengan kartun dari negara lain.
Sebelum menjadi anime, banyak cerita populer lebih dulu hadir dalam bentuk manga atau komik Jepang. Jika sebuah anime belum memiliki musim terbaru, penggemar biasanya melanjutkan ceritanya lewat manga.
Otaku adalah sebutan bagi orang yang sangat menggemari anime, manga, gim, atau budaya pop Jepang. Di Indonesia, istilah ini lebih sering digunakan sebagai identitas penggemar anime.
Istilah ini berasal dari pelafalan bahasa Jepang untuk kata wife. Penggemar menggunakannya untuk menyebut karakter perempuan favorit yang dianggap sebagai pasangan impian.
Jika waifu ditujukan untuk karakter perempuan, husbando merupakan sebutan bagi karakter laki-laki favorit yang dianggap sebagai pasangan idaman.
Genre ini identik dengan aksi, petualangan, persahabatan, dan semangat pantang menyerah. Banyak anime populer masuk dalam kategori shonen.
Shojo lebih banyak mengangkat kisah romansa, persahabatan, dan kehidupan sekolah dengan target penonton remaja perempuan.
Isekai menceritakan tokoh utama yang berpindah atau bereinkarnasi ke dunia lain. Genre ini menjadi salah satu yang paling populer dalam beberapa tahun terakhir.
Genre ini menghadirkan cerita sederhana tentang kehidupan sehari-hari. Meski minim aksi, banyak penonton menyukai alurnya yang hangat dan realistis.
OVA atau Original Video Animation adalah anime yang dirilis langsung dalam bentuk video tanpa tayang reguler di televisi.
Opening merupakan lagu pembuka anime. Tidak sedikit lagu opening yang kemudian menjadi hits di kalangan penggemar.
Ending adalah lagu yang diputar setelah episode selesai. Lagu penutup sering memiliki nuansa yang lebih tenang dibanding opening.
Seiyuu adalah pengisi suara karakter anime. Di Jepang, banyak seiyuu memiliki popularitas yang tidak kalah dengan penyanyi atau aktor.
Cosplay merupakan aktivitas mengenakan kostum dan berdandan menyerupai karakter anime, manga, atau gim favorit.
Filler adalah episode tambahan yang tidak termasuk dalam alur utama manga. Episode seperti ini biasanya dibuat agar anime tidak terlalu cepat menyusul jalan cerita versi komiknya.
Memahami istilah-istilah dasar anime bukan hanya memudahkan mengikuti diskusi, tetapi juga membantu memilih genre yang sesuai dengan selera. Setelah mengenal istilah-istilah tersebut, Anda tidak akan lagi kebingungan saat membaca ulasan atau berbincang dengan sesama penggemar anime.(BS)
Tulis Komentar