08117992581

Pemprov Lampung Tegaskan Tahun 2026 Jadi Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

$rows[judul]

Bandar Lampung, A1BOS.COM - Pemerintah Provinsi atau Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjadikan tahun 2026 sebagai tahun percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Senin (05/01/2026).

Marindo mengatakan upacara bersama Forkopimda tersebut memiliki makna penting karena merupakan upacara pertama di awal tahun 2026 sekaligus menjadi momentum kesiapan seluruh unsur pimpinan daerah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Momentum awal tahun ini menjadi penanda kesiapan kita untuk bekerja lebih terarah, lebih solid, dan melayani masyarakat dengan lebih sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ia menjelaskan tahun 2025 menjadi tahun fondasi bagi Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengemban amanah kepemimpinan.

Pada periode tersebut Pemprov Lampung fokus menata arah pembangunan, memperkuat kolaborasi, serta memastikan seluruh unsur pemerintahan berjalan seiring dan saling menguatkan.

Memasuki tahun 2026 lanjut Marindo hasil kerja bersama tersebut mulai dirasakan masyarakat.

"Pembangunan didorong dari hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan warga mulai dari penguatan desa, penggerakan pasar rakyat, peningkatan produktivitas pertanian, hingga perbaikan pelayanan publik agar semakin cepat, mudah, dan berpihak kepada rakyat," ucapnya.

Salah satu perhatian utama Pemprov Lampung pada tahun 2026 adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan.

Menurut Marindo kebijakan pembangunan jalan dilakukan secara lebih terarah dengan mempertimbangkan kepadatan penduduk dan intensitas aktivitas masyarakat.

“Pendekatan ini dilakukan agar setiap rupiah APBD benar-benar kembali kepada rakyat, berputar di Lampung, dan memberi dampak nyata bagi mobilitas, konektivitas, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Sejalan dengan itu Pemprov Lampung juga menempatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada pos-pos prioritas.

Seperti infrastruktur jalan pendidikan khususnya pendidikan dan pelatihan vokasi serta program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Marindo menekankan peran strategis Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah.

Menurutnya ketertiban umum, kepastian hukum, dan rasa aman masyarakat menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan.

“Tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur pimpinan daerah, pembangunan tidak akan berjalan optimal,” katanya.

Pada kesempatan tersebut pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda Provinsi Lampung atas kebersamaan, kekompakan, dan komitmen yang telah terbangun, serta mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi di tahun 2026.

Dalam kesempatan itu Marindo mengajak seluruh jajaran menjadikan tahun 2026 sebagai momentum percepatan di berbagai sektor.

“Mari kita jadikan tahun 2026 sebagai tahun percepatan pembangunan, percepatan pelayanan, dan percepatan kehadiran negara di tengah masyarakat,” pungkasnya.

(Taklika)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)