08117992581

Pemkot Bandar Lampung Ramaikan Ajang IGA 2025, Dua Inovasi Andalan

$rows[judul]

Bandar Lampung, A1BOS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengusulkan dua program inovasi unggulan dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan dua inovasi tersebut mencakup bidang non-digital dan digital. “Untuk inovasi pertama, yakni non-digital, dilakukan di puskesmas melalui pelayanan khusus bagi ibu dan anak. Sebelum melahirkan, ibu akan mendapatkan pemeriksaan intensif agar kondisi ibu dan calon bayi dapat terpantau dengan baik,” ujar Eva Dwiana, Kamis (06/11/2025).

Eva menjelaskan, langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kasus stunting serta menjaga kesehatan ibu pasca persalinan. Tak hanya itu, Puskesmas juga akan memberikan layanan foto shoot gratis bagi setiap bayi yang baru lahir.

“Layanan ini gratis untuk seluruh masyarakat Bandar Lampung. Kami ingin masyarakat menjadikan puskesmas sebagai pilihan utama berobat. Hampir semua puskesmas di kota ini sudah memiliki layanan rawat inap, dengan lima dokter, 25 bidan, dan 15 perawat. Pelayanannya tidak kalah dengan rumah sakit,” tegasnya.

Sementara untuk inovasi digital, Pemkot Bandar Lampung memperkenalkan Sistem Informasi Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat mengecek tagihan dan melakukan pembayaran PBB melalui berbagai kanal, seperti Indomaret, Alfamart, mobile banking, dan QRIS.

“Dengan adanya sistem ini, masyarakat tak perlu lagi menggunakan jasa pihak ketiga untuk membayar PBB,” ujar Eva.

Ia menambahkan, Pemkot juga telah menerapkan kebijakan insentif pajak guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Wajib pajak dengan tagihan di bawah Rp150 ribu digratiskan, tagihan Rp150 ribu–Rp300 ribu mendapat potongan 50 persen, dan tagihan Rp300 ribu–Rp500 ribu mendapat diskon 30 persen.

“Harapan kami, melalui inovasi-inovasi ini, layanan publik semakin mudah diakses masyarakat dan sekaligus meningkatkan PAD Kota Bandarlampung,” pungkasnya. (JJ)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)