08117992581

Cara Membuat Bibit Jahe Sendiri yang Berkualitas dan Bermutu Tinggi

$rows[judul]
Cara Membuat Bibit Jahe Merah Sendiri 


Setelah memilih benih jahe merah yang baik, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pembibitan jahe merah.

Kelebihan dari membuat bibit jahe merah sendiri tentu memiliki kelebihan bagi sahabat tani yang ingin mengembangkan bisnis pembibitan jahe merah.

Jangan ditanya lagi, sangat prospektif untuk dulur yang ingin menjadi penyedia bibit jahe merah dan tentu bisa mendatangkan keuntungan.

Selain itu, jika dulur seorang petani jahe pada umumnya membuat bibit jahe merah secara mandiri bisa menjadi tahapan pengawasan untuk memantau serta memilih kualitas bibit yang bagus.

Sehingga saat masa tanam tiba, dulur bisa memilih bibit jahe merah yang unggul dan tentunya semakin bagus jika ditunjang dengan perawatan yang tepat.


Cara pembibitan jahe merah sendiri : 

 
A. Cara Mempersiapkan Media Tanam Pembibitan 

  • Balik tanah dengan cara mencangkuli hingga sedalam 10 cm.
  • Buat gundukan pada tanah yang sudah dicangkuli tersebut. Untuk pembibitan jehe seluas 1 ha, buat bedengan dengan ukuran 10×8 m.
  • Semprotkan pupuk TH-PF   secara merata  pada bedengan yg sdh di siapkan.
  • Sirami dengan tanah hingga lembab dan basah.
  • Diamkan selama beberapa hari, agar bakteri baik dari TH-PF Organik bekerja dalam menyuburkan dan menggemburkan tanah.

Penyemprotan TH-PF untuk media tanam pembibitan tentu saja untuk mencegah adanya penyakit tular tanah serta memaksimalkan kualitas tanah.

Setelah siap, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pembibitan jahe melalui proses persemaian.


B. Cara Menyemai Bibit Jahe 

  • Rendam rimpang jahe kedalam larutan Pupuk Organik TH-PF.
    Cara membuat larutan Pupuk Organik TH-PF adalah dengan menuangkan 200 Cc  Biang TH   kedalam 50 liter air, kemudian aduk hingga homogen. Lakukan perendaman rimpang jahe merah selama 12 jam.
  • Tutup bedengan dengan jerami setinggi 10 cm.
  • Letakkan rimpang benih jahe merah diatas jerami tersebut dengan disusun secara merata. Pastikan tidak ada yang bertumpuk-tumpuk.
  • Tutup kembali jajaran rimpang jahe merah tersebut dengan jerami setebal 5-10 cm.
  • Letakkan kembali rimpang benih jahe merah diatasnya, kemudian tutup kembali dengan jerami.
  • Lakukan hal tersebut hingga terdapat 4 susunan lapis rimpang benih jahe merah.
  • Sirami bedengan pembibitan tersebut dengan air secukupnya agar kelembabannya terjaga.

Tahapan penting dalam perlakuan bibit jahe merah inilah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam budidaya skala besar.

Sebab penggunaan Pupuk Organik TH-PF salahsatunya  memiliki kandungan bakteri premium Micrococcus roseus yang dapat meningkatkan kekebalan terhadap penyakit pada tanaman.

Untuk jenis tanaman rimpang, seperti jahe, kunir, dll budi daya hanya membutuhkan bibit yang sedikit saja, untuk 1 hektar lahan dibutuhkan sekitar 60-100kg.


C. Cara Merawat Pembibitan Jahe 

Setelah ditata pada bedengan yang dilapisi jerami, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan terhadap bibit jahe. Berikut ini caranya :

  • Sirami jerami dengan air menggunakan sprayer agar lembab dan basahnya merata.
  • Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari.
  • Lakukan penyemprotan menggunakan larutan Pupuk Organik TH-PF.
    Cara membuat larutan Pupuk Organik TH-PF 100 CC BIBIT TH-PF kedalam tangki semprot, kemudian aduk hingga homogen.
  • Semprotkan  ke seluruh bagian bedengan hingga merata.
  • Ulangi penyemprotan menggunakan Pupuk Organik TH-PF setiap minggunya.

Fungsi penting yang ada dalah tahapan perawatan ini ditunjang oleh salah satu bakteri premium dalam pupuk TH Farming yaitu Bacillus brevis yang dapat menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Kemudian setelah 2 minggu, selanjutnya lakukan pemanenan bibit jahe, untuk dilakukan pindah tanam.


D. Cara Memilih Bibit Jahe Berkualitas 

Setelah 2 minggu, biasanya rimpang sudah bertunas. Bila bibit bertunas, lakukan pemilihan bibit agar tidak terbawa bibit berkualitas rendah. Berikut ini caranya :

  • Buka jerami penutup rimpang jahe.
  • Pilih bibit yang sudah bertunas disetiap mata tunasnya.
  • Bibit hasil seleksi itu dipotong berdasarkan mata tunasnya.
  • Pastikan setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas
  • Berat masing-masing potongan bibit tersebut antara 40-60 gram.


Bibit siap untuk dipindah tanam ke lahan.

Tahapan terakhir dalam proses perlakuan bibit jahe merah yang tepat, tentu saja menjadi salah satu hal yang ditekankan oleh sahabat Tani.


Cara Penanaman Jahe Merah 

Proses penanaman yang tepat akan menjadi proses untuk menunjang pertumbuhan bibit jahe siap semai dalam lahan tanam, berikut ini langkah yang bisa Sahabat Tani terapkan :

  • Masukkan bibit jahe yang sudah bertunas ke lubang tanam yang sudah dibuat.
  • Jika sudah dimasukkan ke dalam lubang, tutup lagi dengan tanah.
  • Jangan tutup terlalu rapat terutama pada bagian tunasnya. Tujuannya agar bibit jahe merah bisa tumbuh lebih leluasa.
  • Tunas jahe merah akan mulai tumbuh dan berkembang setelah 2 minggu.


Selanjutnya, jangan lupa untuk melakukan perawatan. Berikut ini adalah cara perawatan tanaman jahe merah :


Cara Perawatan Tanaman Jahe Merah 

Setelah melewati banyak tahapan, maka proses perawatan inilah yang menjadi tahapan penting dalam budidaya jahe merah.

Selain memperhatikan hal yang menyangkut pertumbuhan, Sahabat Tani juga melakukan tahapan perawatan ini dengan optimal.

Mitra kami mengungkapkan, tanaman jahe merah memang tidak terlalu membutuhkan perawatan secara khusus namun pemantau secara berkala inilah yang menjadikan tanaman tumbuh dengan baik.


Lalu apa saja yang bisa Sahabat Tani lakukan, simak selengkapnya berikut :


Penyiangan 

Penyiangan dapat dilakukan dengan menyingkirkan gulma ataupun tanaman liar yang berada disekitar tanaman jahe tersebut.

Penyiangan ini dilakukan dengan tujuan agar nutrisi yang ada di dalam tanah tersebut tidak direbut oleh gulma ataupun tanaman liar, yang nantinya akan mempengaruhi pertumbuhan pada tanaman jahe tersebut.


Waktu Penyiraman 

Penyiraman dapat dilakukan dengan intensitas penyiraman sekitar sehari sekali. Lakukan penyiraman pada pagi ataupun sore hari.

Peyiraman tetap harus memperhatikan kondisi tanaman, jangan sampai tanaman terlalu tergenang air, cukup biarkan tanah pada tanaman jahe tersebut dalam kondisi tanah yang lembab.


Pengendalian Hama dan Penyakit 

Untuk pengendalian Hama dan Penyakit, taburkan anti jamur (fungisida) untuk mencegah jamur pada tanaman jahe merah.

Siram dengan air dan periksa bibit jika tunas tidak tumbuh selama 1 minggu, segera sulam dengan bibit lain.

Dalam poin perawatan ini, Sahabat Tani bisa meminimalisir sejak awal dengan perlakuan bibit yang tepat serta pengolahan media tanam yang benar. Dengan perpaduan produk Pupuk TH-PF , dapat meminimalisir penyakit tular pada tanah.

Selain itu juga, pada tanaman akan meningkatkan antibiotik terotrisin untuk mencegah penyakit layu pada tanaman.

Maka selanjutnya tahapan penting dari segala proses perawatan yaitu proses pemupukan tanaman jahe secara tepat.


Cara Memupuk Jahe Merah 

Rahasia harga jual panen jahe merah bagus dan kualitasnya memuaskan tentu sangat ditunjang dari pemilihan pupuk yang tepat

Hal inilah yang membuat para petani jahe merah yang berpindah secara keseluruhan dan melakukan pemupukan jahe merah secara organik. Sebab, tanaman jahe merah umumnya digunakan untuk minuman herbal.

Salah satunya menggunakan pupuk organik terbaik yang mengandung bakteri premium dan unsur hara makro-mikro lengkap, seperti Pupuk Organik TH-PREMIER FARMING.


Penulis :
Nanang Iskandar Muda 



Support Artikel :


Pemesanan Pupuk TH-Premier Farming silahkan hubungi >>> 0811-799-2581

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)